Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ubud Village Jazz Festival Bakal Digelar Lagi di Tepi Sungai Berlatar Pepohonan pada Agustus 2027

📅 Senin, 10 Agu 2026, 07:28 WIB | Oleh:
Ubud Village Jazz Festival Bakal Digelar Lagi di Tepi Sungai Berlatar Pepohonan pada Agustus 2027 Doc: antara foto
Ket. Ubud Village Jazz Festival

JAKARTA - Panitia penyelenggara mengumumkan rencana pelaksanaan Ubud Village Jazz Festival mendatang pada 6–7 Agustus 2027 di akhir festival tahun 2026 pada Sabtu (8/8) malam di STHALA Ubud Bali.

Menurut siaran pers penyelenggara festival yang diterima di Jakarta pada Minggu (9/8), Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2026 dilaksanakan selama dua hari di tiga area panggung yang saling terhubung, yakni Community Stage serta Giri Stage dan Subak Stage, panggung berlatar pepohonan dan bebatuan di tepi sungai.

Sepuluh pertunjukan digelar selama Sabtu (8/8) petang hingga malam, hari kedua festival. ​​​​​​​

Pertunjukan pada hari kedua festival dimulai pukul 16.30 WITA dengan penampilan Westside Vinyl DeeJays di Community Stage dan JZ.KA Trio di Subak Stage.

JZ.KA Trio yang beranggotakan Putu Angelika (piano, vokal), Jesse Adiputra (drum), dan Samuel Pardosi (kontra bas) tampil di Subak Stage pada malam penutupan festival, hadir sebagai wajah generasi Z dalam skena jazz Bali.

Pertunjukan JZ.KA Trio merupakan bagian dari program preservation of Jazzistry yang ditujukan untuk membuka panggung bagi musisi muda berbakat di Indonesia.

"Aku senang bisa belajar musik jazz. Aku jatuh cinta dengan jazz, dan rasanya masih banyak sekali yang bisa aku pelajari darinya," kata Putu Angelika, vokalis sekaligus pianis JZ.KA Trio.

Koko Harsoe & SAN Trio, Watchdog dari Prancis, Pong Nakornchai Ensemble, Dodot Trio, String Corner Project, H ZETTRIO, Jadi Peperzak Quartet, dan Salamander Big Band juga tampil pada hari penutupan festival.

Dodot Trio yang beranggotakan pianis Dodot Atmojo, Helmy Agustrian (kontra bas), dan Wisnu Priambodo (drum) membawakan karya-karya dari album perdana mereka yang berjudul The Story of White Piano.

Duo Watchdog asal Prancis yang beranggotakan Anne Quillier (piano, keyboard, Moog, vokal) dan Pierre Horckmans (klarinet bas) membawakan komposisi dari album terbaru mereka, Fables, dengan dukungan Association Jazzé Croisé dan Institut Français Indonésie.

Pong Nakornchai Ensemble yang terdiri atas penabuh drum Thailand Pong Nakornchai, bassist Indonesia Indra Gupta, dan gitaris Michael Ananda Aartsen menampilkan komposisi saksofonis Amerika Joe Rosenberg.

Jadi Peperzak Quartet yang anggotanya meliputi gitaris Belanda Jadi Peperzak, pianis Indonesia Kasyfi Kalyasyena, bassist Nepal Sulav Maharjan, dan penabuh drum Belanda Rafael Slors membawakan materi dari album debut mereka yang bertajuk Amity.

H ZETTRIO merupakan trio instrumental asal Jepang yang dikenal dengan hidung berwarna mereka, biru untuk pianis H ZETT M, merah untuk bassist H ZETT NIRE, dan perak untuk drummer H ZETT KOU.

​​​​​​​Mereka tampil di Giri Stage membawakan materi dari album terbaru mereka yang bertajuk QUESTUNE.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Cuaca Jakarta Diprakirakan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.