Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Kendari: Waspada Cuaca Ekstrem di Darat dan Angin Kencang di Laut

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 13:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Kendari: Waspada Cuaca Ekstrem di Darat dan Angin Kencang di Laut Doc: ANTARA 
Ket. Ilustrasi hujan lebat.

KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di daratan serta peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan yang diprakirakan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Koordinator bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari, Faizal Habibie, saat dihubungi di Kendari, Kamis (09/4), menyampaikan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di 11 wilayah kabupaten dan kota.

"Kami sampaikan peringatan dini untuk wilayah Kendari, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Muna, Muna Barat, dan Buton Utara, terutama pada siang hingga sore hari," kata Faizal Habibie.

Sementara itu, untuk kondisi di wilayah perairan, BMKG mencatat pola angin umumnya bertiup dari barat daya hingga barat lautdengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 knot.

"Namun, kecepatan angin tertinggi diprakirakan dapat mencapai 20 knot atau 5 skala beaufort," ujarnya.

Faizal Habibie mengungkapkan bahwa kecepatan angin tinggi tersebut berpotensi terjadi di wilayah Teluk Bone, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi. Meski demikian, tinggi gelombang di wilayah perairan Sultra secara umum masih dalam kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

"Prakiraan cuaca maritim ini berlaku mulai tanggal 9 hingga 12 April 2026. BMKG mengingatkan para pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi angin kencang tersebut demi keselamatan pelayaran," ungkap Faizal Habibie.

Dia menjelaskan, untuk untuk suhu udara di wilayah Sultra, BMKG mencatat berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembaban udara 60 hingga 95 persen.

"Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id untuk wilayah daratan dan maritim.bmkg.go.id untuk informasi wilayah perairan," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.