Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Angin Muson Sebabkan 8 Tewas dan 486 Ribu Terdampak di Filipina

📅 Senin, 10 Agu 2026, 06:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badai Angin Muson Sebabkan 8 Tewas dan 486 Ribu Terdampak di Filipina Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Badai Tropis Fengshen melanda Filipina utara dan tengah pada hari Minggu (19/10/2025).

MANILA – Sebanyak delapan orang meninggal dunia dan satu orang dilaporkan hilang akibat fenomena angin muson barat daya Habagat. Badai muson tersebut menguat bersamaan dengan terjadinya siklon tropis Luisdan Maymayterus menghantam sejumlah kawasan di Filipina, demikian laporan pemerintah pada Minggu (09/8).

Dewan Penanganan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) mengatakan jumlah keseluruhan korban tewas masih dalam validasi termasuk dua orang di daerah Rizal akibat longsoran batu, dua orang di Batangas akibat tenggelam dan tersetrum listrik, dua korban di daerah Benguet karena tanah longsor, dan dua orang di La Union akibat tenggelam dan tersetrum.

NDRMMC menjelaskan setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.

Badan itu juga melaporkan tujuh orang terluka di Benguet akibat tanah longsor dan kecelakaan kendaraan. Satu orang di Batangas juga dilaporkan hilang.

NDRRMC menyebut warga terdampak tersebar di Wilayah I Ilocos, Wilayah II Cagayan, Wilayah III Luzon Tengah, Calabarzon, Mimaropa, Bicol, Wilayah VI Visayas barat, Wilayah IX Semenanjung Zamboanga, dan Daerah Cordillera (CAR).

Banjir dilaporkan terjadi di Wilayah I, Wilayah III, Mimaropa, CAR dan Calabarzon, sementara tanah longsor terjadi di Wilayah I, CAR dan Calabarzon. Hingga pukul 18:00 Waktu setempat, sebanyak 119 pusat evakuasi masih beroperasi dan menampung 2.500 keluarga atau 8.300 orang.

Sebanyak 170 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 13 rumah rusak total dan 157 rumah rusak Sebagian, sementara kerusakan infrastruktur diperkirakan mencapai 105,5 juta Peso (sekitar Rp30,95 miliar) dengan kerugian sektor pertanian mencapai 3,5 juta Peso (sekitar Rp1,02 miliar)

NDRRMC menyatakan pemerintah pusat, pemerintah daerah serta mitra lainnya telah menyalurkan bantuan senilai 13,93 juta Peso (sekitar Rp4,08 miliar) kepada keluarga yang terdampak.

Presiden Ferdinand R Marcos Jr telah mengarahkan lembaga pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul hujan lebat dan banjir yang melanda Metro Manila dan sejumlah wilayah di Luzon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

22 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.