Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemarau Mengganas! Padi Demak di Ujung Tanduk: 1.084 Hektare Dibayangi Gagal Panen

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemarau Mengganas! Padi Demak di Ujung Tanduk: 1.084 Hektare Dibayangi Gagal Panen Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Ket. Lahan tanaman padi petani di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Beberapa tanaman padi di Demak yang belum mulai panen terancam terdampak kekeringan dan berpotensi puso.

DEMAK – Potensi puso akibat kemarau menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan karena kekeringan dapat menekan produktivitas hingga menyebabkan gagal panen di sentra produksi.

Risiko ini tidak hanya berdampak pada pendapatan petani, tetapi juga berpotensi mengurangi pasokan dan mendorong kenaikan harga pangan.

Karena itu, mitigasi perlu dipercepat melalui penguatan irigasi, penyediaan air, penyesuaian pola tanam, serta perlindungan dan bantuan bagi petani agar dampak kemarau tidak berkembang menjadi tekanan pangan yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah mememperkirakan seluas 1.104 hektare (ha) tanaman padi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terdampak kekeringan dan sekitar 1.084 hektare di antaranya berpotensi puso karena tidak adanya suplai air irigasi secara memadai.

"Jika bulan ini tidak ada hujan, maka 1.084 hektare tanaman padi tersebut terancam puso," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan di Demak, Senin (10/8).

Ia mengungkapkan saat ini sudah memasuki musim tanam ketiga, namun ada wilayah yang baru bisa tanam padi untuk musim tanam pertama maupun kedua.

Meskipun sudah memasuki musim tanam kedua, kata dia, beberapa wilayah juga ada yang bisa tanam padi hingga tiga kali. Di antaranya, di Kecamatan Wonosalam, Guntur, dan Demak.

Menurut dia, sekitar seribuan hektare tanaman padi yang terdampak kekeringan tersebut, tersebar di enam kecamatan. Antara lain Kecamatan Bonang, Karangtengah, Wonosalam, Kebonagung, Guntur, dan Demak dengan luas bervariasi.

Terbanyak lahan tanaman padi terdampak di Kecamatan Bonang seluas 740 hektare yang tersebar di delapan desa. Sedangkan di Kecamatan Karangtengah yang tersebar di delapan desa luas lahannya hanya 256 hektare.

Untuk penyebab kekeringan, di antaranya karena kurangnya pasokan air karena debit air sungai menyusut, serta selain berkurangnya pasokan air irigasi juga karena masuknya air asin ke areal persawahan.

"Kalaupun lahan yang potensi puso tersebut benar-benar mengalami puso, maka kami akan mengajukan bantuan bibit tanaman padi ke Kementerian Pertanian," ujar dia.

Ia berdoa semoga dalam waktu dekat sudah ada hujan, karena target produksi gabah di Kabupaten Demak selama 2026 juga akan berpengaruh.

Karena tahun 2026, ditargetkan 699.263 ton gabah kering giling (GKG). Sedangkan tahun 2025 terealisasi 627.048 ton GKG atau 96,12 persen dari target.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.