Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Sakit Serap Lulusan Pendidikan Profesi Perawat lewat MagangHub

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Rumah Sakit Serap Lulusan Pendidikan Profesi Perawat lewat MagangHub Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli.

JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan peserta program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I yang merupakan lulusan pendidikan profesi ners atau perawat banyak diserap oleh rumah sakit.

“Ada, ada profesi. Yang tadi yang diterima di rumah sakit itu perawat. Perawat banyak, ya,” ujar Yassierli dalam konferensi pers yang digelar setelah pelaksanaan kick off di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah menjelaskan bahwa yang berbeda dari program Magang Nasional 2026 adalah lowongan magang untuk lulusan pendidikan profesi.

Lowongan magang untuk lulusan pendidikan profesi dibuka pada 2026 sebagai respons pemerintah terhadap tingginya permintaan dari masyarakat untuk membuka lowongan bagi lulusan pendidikan profesi.

Ia belum merinci jumlah lulusan pendidikan profesi yang mengikuti program Magang Nasional 2026, namun ia menyampaikan banyak yang berasal dari profesi ners atau keperawatan.

“Rumah sakit, banyakan ners. Banyakan ners untuk perawat,” ujar Darmawansyah.

Selain untuk lowongan ners, rumah sakit juga menyerap peserta Magang Nasional untuk maintenance peralatan medis.

Tak hanya rumah sakit yang menyerap lulusan pendidikan profesi, program Magang Nasional juga membuka kesempatan bagi lulusan pendidikan profesi di bidang pendidikan, akuntansi, teknik, dan profesi lainnya.

Lebih lanjut, Darmawansyah mengatakan untuk saat ini, pemerintah sudah menghapus lowongan front office, kasir, tenaga administrasi, hingga sales dari program Magang Nasional sebab posisi-posisi tersebut tidak sesuai dengan lulusan perguruan tinggi.

“Jadi memang benar-benar jabatan (yang dibuka) itu sesuai dengan kompetensi. Jadi pola verifikasinya, kami verifikasi penyelenggara magang. Apakah perusahaan itu layak, kemudian lowongannya kami verifikasi juga,” kata Darmawansyah.

Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi sebagai peserta Program Magang Nasional Tahun 2026 Batch 1 Angkatan ke-2. Para peserta telah melalui berbagai tahapan, seperti pendaftaran yang diikuti oleh 732.483 orang.

Setelah pendaftaran, para calon peserta Magang Nasional melalui proses pemeriksaan persyaratan, pengajuan lamaran, hingga seleksi.

“Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan Kedua Batch 1 tahun 2026,” kata Darmawansyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...

Krisis Kemanusiaan Sudan Masuk Fase Paling Kritis

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Krisis Kemanusiaan Sudan Ma...
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.