Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapasitas Rawat Inap RSUD Bendan Pekalongan Ditambah untuk Cegah Antrean Pasien

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 15:47 WIB | Oleh:
Kapasitas Rawat Inap RSUD Bendan Pekalongan Ditambah untuk Cegah Antrean Pasien Doc: ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Ket. Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid.

PEKALONGAN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, menambah kapasitas kamar rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan mencegah antrean pasien di ruang instalasi gawat darurat (IGD).

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa penambahan kapasitas kamar rawat inap menjadi langkah penting untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

"Saya sering di WhatsApp warga, yang meminta, tolong saudaranya, keluarganya yang harus dirawat di IGD menunggu delapan jam bahkan ada yang 24 jam karena kamarnya memang penuh, masih disiapkan dan ngantri," katanya.

Menurut dia, salah satu perhatian yang menjadi prioritas adalah waktu tunggu pasien di instalasi gawat darurat (IGD) terutama ketika kapasitas ruang rawat inap sedang penuh.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Bendan Pekalongan Dwi Heri Wibawa mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana pembangunan gedung IGD baru sekaligus penambahan ruang rawat inap.

Rencana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mengurangi waktu tunggu pasien yang membutuhkan ruang perawatan.

Menurut dia, gedung baru tersebut akan memiliki beberapa fungsi pelayanan yaitu lantai pertama akan dimanfaatkan untuk sarana ICU, ruang Cath Lab, dan farmasi sedangkan lantai dua, tiga, dan lantai empat akan difokuskan untuk ruang rawat inap.

"Insya Allah lancar, masing-masing lantai ada 38 tempat tidur, jadi tambahnya adalah 114 tempat tidur. Mudah-mudahan mencukupi," katanya.

Ia mengatakan proses penyusunan Detail Engineering Design (DED) tengah dipersiapkan.

"Setelah tahapan tersebut selesai, pembangunan ditargetkan dapat dilanjutkan melalui proses lelang dan kerja sama dengan pihak ketiga. Kami optimistis penambahan kapasitas hingga 114 tempat tidur dapat memperkuat pelayanan rawat inap yang semakin nyaman dan cepat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.