Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla di Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Karhutla di Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam Doc: ANTARA/BPBD Batang Hari
Ket. BPBD Kabupaten Batang Hari melakukan pemadaman kebakaran lahan dua hektar di desa pelayangan, Selasa (11/8).

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Magetan dan Jombang, Jawa Timur, berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova mengatakan bahwa kesiapsiagaan serta respons cepat lintas unsur di daerah menjadi kunci utama terlokalisasinya titik api sehingga tidak semakin meluas.

"Di Kabupaten Magetan, kebakaran hutan terjadi di dua desa dalam wilayah Gunung Bungkuk di Kecamatan Parang, Minggu (9/8)," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dia memaparkan bahwa luas area hutan terdampak di kawasan gunung purba tersebut diperkirakan mencapai lima hektare, dengan rincian tiga hektare di Desa Mategal dan dua hektare di Desa Bungkuk.

Personel gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Magetan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri dan warga setempat bahu-membahu melakukan penyiraman darat hingga api padam pada pukul 23.00 WIB di hari yang sama.

"Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan," cetusnya.

Dia memaparkan penanganan serupa juga diterapkan untuk mengatasi karhutla di Jombang.

Tim petugas gabungan yang terdiri atas BPBD Jawa Timur, BPBD Jombang, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat dinilai melalukan penyiraman air secara masif dan terukur hingga kondisi dinyatakan sepenuhnya aman dan terkendali.

"Sudah padam. Dua hektare lahan yang terbakar di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang itu karena kelalaian sisa pembakaran sampah yang tidak diawasi," cetusnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun pembersihan lahan dengan cara bakar, sehingga potensi karhutla bisa diminimalisir selama musim kemarau ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Megapolitan
Proses Belajar dari Rumah T...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.