Paguyuban Jawa Kota Singkawang Siapkan Festival 1.000 Blangkon di Grebeg Suro
📅 Senin, 06 Apr 2026, 18:01 WIB | Oleh: SriyonoSINGKAWANG - Paguyuban Jawa Kota Singkawang (PJKS) bersiap menggelar Festival 1.000 Blangkon sebagai bagian dari rangkaian Kirab Budaya Grebeg Suro ke-2 yang berlangsung pada 20–27 Juni 2026 di Taman Parkir Kridasana Singkawang.
Ketua PJKS Sutopo Aryanto mengatakan festival tersebut akan menjadi salah satu agenda utama pada malam pembukaan kegiatan, sekaligus menampilkan kekayaan budaya Jawa kepada masyarakat luas.
“Pada malam pembukaan nanti digelar Festival 1.000 Blangkon di Kota Singkawang sebagai simbol pelestarian budaya Jawa,” kata Sutopo di Singkawang, Senin (6/3).
Selain festival tersebut, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Festival Reog dan Jaranan se-Kalimantan Barat, pawai kirab budaya, serta tradisi gunungan yang menjadi ciri khas Grebeg Suro.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung, seperti pameran seni dan budaya, permainan tradisional, pemilihan Arjuna dan Srikandi PJKS, fashion show busana Jawa, hingga pertunjukan tari kolosal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sutopo menjelaskan blangkon tidak sekadar penutup kepala, tetapi memiliki makna filosofis mendalam bagi masyarakat Jawa.
“Blangkon melambangkan kesederhanaan dalam berpikir agar tidak berlebihan atau neko-neko. Ini menjadi nilai yang ingin kami sampaikan melalui festival ini,” ujarnya.
Ia menambahkan penyelenggaraan Grebeg Suro juga bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Singkawang, yang diharapkan berdampak pada pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut dia, Grebeg Suro tidak hanya menjadi milik masyarakat Jawa, tetapi telah menjadi bagian dari kekayaan budaya Kota Singkawang yang merekatkan keberagaman.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat persaudaraan lintas etnis sekaligus menegaskan identitas Singkawang sebagai kota yang toleran,” katanya.
Ia berharap PJKS terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga kerukunan dan memajukan sektor budaya.
“Dengan gotong royong dan persiapan yang matang, Grebeg Suro 2026, diharapkan menjadi simbol kebangkitan budaya sekaligus penggerak keharmonisan di Kota Singkawang,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!