Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Finetrus, UMKM Bedding Lokal yang Fokus pada Kualitas Istirahat

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 19:25 WIB | Oleh:
Finetrus, UMKM Bedding Lokal yang Fokus pada Kualitas Istirahat Doc: Shopee
Ket. Sandi Purnama, S.T, Founder Finetrus. Berawal dari kepedulian pada kualitas tidur, Finetrus berkembang menjadi UMKM bedding lokal yang sukses memanfaatkan ekosistem Shopee untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan secara nasional.

Setelah menikmati libur panjang, banyak orang kembali menghadapi rutinitas dengan aktivitas yang padat. Memasuki awal tahun, semangat untuk menjalani hari dengan lebih baik pun kembali tumbuh, termasuk perhatian terhadap kualitas istirahat yang lebih optimal dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menciptakan rumah maupun ruang istirahat yang lebih nyaman. Kisah UMKM Shopee “Sukses Berkarya Sebelum 30” kali ini mengangkat Finetrus, pelaku usaha perlengkapan rumah yang didirikan oleh Sandi Purnama pada usia 23 tahun.

Produk Finetrus lahir dari kepedulian terhadap pentingnya kualitas istirahat, dengan menghadirkan beragam perlengkapan tidur bermutu tinggi untuk menunjang kualitas tidur penggunanya.

“Finetrus lahir dari keinginan sederhana saya, yakni menghadirkan produk bedding, seperti sprei, yang nyaman digunakan dan mudah dipadupadankan dengan berbagai gaya interior kamar tidur,” ungkap Sandi Purnama, S.T., Founder Finetrus.

“Kami ingin setiap koleksi Finetrus selalu relevan dengan tren masa kini. Bergabung dengan Shopee memberi kami ruang untuk melangkah lebih jauh, karena berbagai peluang yang disediakan Shopee telah membuka banyak akses bagi UMKM untuk terus bertumbuh serta menghadirkan solusi dan produk berkualitas,” tambahnya.

UMKM Perlengkapan Favorit

Perjalanan Finetrus bermula dari aktivitas sederhana yang dilakukan Sandi Purnama semasa kuliah. Ia memasarkan sprei dan sarung bantal secara luring kepada teman-teman terdekat, lalu memperluas jangkauan dengan berjualan di pasar kaget di sekitar tempat tinggalnya. Dari proses tersebut, Sandi memperoleh pemahaman langsung tentang kebutuhan konsumen, mulai dari karakter bahan, pilihan warna, hingga standar kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.

Pengalaman ini menjadi fondasi ketika Finetrus resmi didirikan pada 2019. Sandi melihat ruang tidur sebagai bagian penting dari keseharian yang kerap terabaikan, padahal memiliki peran besar dalam kualitas istirahat dan kesiapan menjalani aktivitas berikutnya. Nama Finetrus sendiri terinspirasi dari kata “Fine” yang merepresentasikan kondisi baik dan “Terus” yang mencerminkan keberlanjutan, sejalan dengan visi menghadirkan produk yang relevan dan dapat digunakan secara konsisten.

“Bagi saya, kamar tidur adalah ruang paling personal. Orang membutuhkan tempat untuk benar-benar beristirahat setelah hari yang padat, dan dari situlah Finetrus hadir untuk menemani momen tersebut,” ujar Sandi.

Seiring pertumbuhannya, Finetrus memfokuskan pasar pada konsumen usia 25 hingga 35 tahun, khususnya keluarga muda yang mulai memberi perhatian pada kenyamanan sekaligus tampilan kamar tidur.

Komitmen terhadap kualitas diwujudkan melalui penggunaan material seperti microtex, micro tencel, dan katun pilihan yang telah melalui proses seleksi. Seluruh tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan, pewarnaan, penjahitan, hingga pengemasan, dilakukan dengan pengawasan mutu yang konsisten untuk memastikan kenyamanan dan daya tahan produk dalam jangka panjang.

Cermat Menangkap Peluang

Finetrus mulai bergabung dengan Shopee pada 2019, seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin percaya berbelanja melalui marketplace. Melihat Shopee sebagai platform dengan tingkat kepercayaan tinggi dan jangkauan luas di Indonesia, Finetrus menjadikannya sebagai kanal utama penjualan digital. Keputusan ini menjadi titik balik penting, terutama setelah Finetrus resmi bergabung sebagai penjual di Shopee Mall.

Tingginya permintaan pasar mendorong Finetrus melakukan ekspansi operasional. Perusahaan meningkatkan kapasitas produksi dengan menambah stok, memperluas kerja sama dengan vendor, mempercepat proses pengiriman, serta membangun fasilitas produksi sendiri guna menjaga kualitas produk. Penambahan tenaga kerja juga dilakukan untuk memastikan operasional berjalan lebih efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.