Iran Ancam Serang Perusahaan Teknologi AS, Ternyata Ini Alasannya
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 02:49 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Iran dilaporkan mengancam akan menargetkan operasional sejumlah perusahaan teknologi Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Dilansir dari Engadget pada Kamis, ancaman yang dilayangkan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) tersebut ditujukan kepada 18 perusahaan, termasuk Apple, Google, Meta, dan NVIDIA.
Perusahaan lain yang turut disebut antara lain Microsoft, Oracle, Tesla, HP, Intel, Palantir, Boeing, Dell, Cisco, dan IBM.
IRGC meminta karyawan perusahaan tersebut agar segera meninggalkan tempat kerja demi keselamatan mereka. Selain itu, warga yang tinggal di sekitar fasilitas perusahaan-perusahaan tersebut juga diminta untuk melakukan evakuasi.
Dalam pernyataannya, IRGC menyebut perusahaan teknologi informasi, komunikasi, dan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat sebagai elemen utama dalam merancang dan melacak target serangan terhadap Iran, sehingga dianggap sebagai target sah dalam konflik yang sedang berlangsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui, Amerika Serikat menggunakan teknologi kecerdasan buatan dari perusahaan Anthropic dalam serangan awalnya ke Iran, sementara Israel dilaporkan memanfaatkan platform AI untuk melacak pergerakan pejabat Iran dalam konflik yang berlangsung.
IRGC juga memperingatkan akan mulai melancarkan serangan jika terdapat lebih banyak pemimpin Iran yang menjadi korban.
Sebelumnya, Iran telah menyatakan akan menargetkan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan ekonomi Amerika Serikat dan Israel di kawasan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada awal bulan ini, serangan drone dilaporkan menghantam pusat data milik Amazon di Bahrain dan Uni Emirat Arab, yang sempat mengganggu operasional layanan cloud Amazon Web Services di wilayah tersebut. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!