Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Masifkan Penggunaan 'Drone' AI Otonom untuk Gempur Russia

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 20:32 WIB | Oleh:
Ukraina Masifkan Penggunaan 'Drone' AI Otonom untuk Gempur Russia Doc: AFP
Ket. Seorang prajurit Ukraina bersiap menerbangkan drone UAV pengintai Leleka di dekat Chasiv Yar, wilayah Donetsk, Ukraina.

JAKARTA - Ukraina berencana memperluas penggunaan operasional drone otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melawan pasukan Russia pada akhir tahun ini, menurut perwakilan platform pemerintah Brave-1 kepada Kyodo News.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan presisi dan kemampuan identifikasi target dalam operasi ofensif maupun defensif, sekaligus membantu Ukraina merebut inisiatif menghadapi Russia yang unggul dalam jumlah personel.

Pesawat nirawak berbasis kecerdasan buatan (AI) memang sudah digunakan dalam perang, tetapi ekspansi kali ini mencakup drone lebih canggih yang sepenuhnya otonom dalam navigasi.

Meski demikian, perwakilan Brave-1—platform yang bertugas dalam pengembangan strategi teknologi pertahanan—menegaskan kendali akhir tetap berada di tangan manusia sesuai hukum humaniter internasional.

"Drone ini mampu lepas landas, berlayar, menavigasi ke area target, mencari, mengidentifikasi, dan melaksanakan misi tempur tanpa pilot menyentuh pengendali," jelasnya.

Dia mencontohkan penggunaan interceptor otonom di Kharkiv, yang berhasil menghancurkan drone serang milik musuh sebagai bukti penerapan teknologi otonom untuk menyelamatkan nyawa.

Militer Ukraina juga akan memperluas pemakaian drone otonom untuk serangan maupun intersepsi, meski jadwal dan skalanya belum diungkapkan.

Otonomi pada drone dinilai krusial pada penerbangan jarak jauh di atas 100 kilometer, ketika komunikasi dan kendali terganggu oleh jarak maupun kelengkungan bumi.

Perwakilan Brave-1 menambahkan senjata otonom berbasis AI dapat lebih "manusiawi" karena kemampuan pengenalan target yang presisi membantu mencegah serangan terhadap warga sipil, sekaligus mengurangi dampak jamming atau pelacakan sinyal oleh militer Russia.

Terkait sejauh mana Ukraina berharap untuk memperluas zona serang di wilayah Russia—yang kini sekitar 20 Km dari perbatasan—ia menjawab bahwa dengan pengembangan teknologi, mereka berharap menjadikan seluruh Russia sebagai zona serang.

Ukraina juga membangun ekosistem yang memungkinkan negara sahabat melatih model AI menggunakan data tempur nyata. Seorang perwakilan Brave-1 lainnya menyebut pihaknya berharap dapat memperdalam kerja sama dengan Jepang. Kedua perwakilan berbicara dengan syarat anonim demi alasan keamanan. Ant/Sumber: Kyodo

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.