Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Tembakkan Misil Balistik jelang Latihan Militer AS-Korsel

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Tembakkan Misil Balistik jelang Latihan Militer AS-Korsel Doc: AFP/GREG BAKER
Ket. Monitor televisi yang ada di Stasiun Kereta Seoul di Korsel menayangkan liputan pemberitaan peluncuran misil balistik oleh Korut pada Rabu (12/8). Peluncuran misil balistik Korut ini dilakukan beberapa hari jelang digelarnya rencana latihan militer gabungan AS-Korsel.

SEOUL – Militer Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) pada Rabu (12/8) pagi telah menembakkan misil balistik dari lepas pantai timurnya ke arah Jepang. Aksi Pyongyang ini dilakukan beberapa hari sebelum dimulainya latihan gabungan besar-besaran Amerika Serikat (AS)-Korsel yang direncanakan akan dimulai pada 17 Agustus mendatang.

Latihan militer gabungan yang akan digelar selama 11 hari ini merupakan agenda rutin dalam kalender musim panas, yang dirancang untuk mempersiapkan AS dan Korsel dalam pertahanan melawan Korut yang memiliki senjata nuklir.

Pyongyang menyebutnya sebagai latihan untuk invasi dan kerap melakukan peluncuran misil sebelum dan sesudah latihan tersebut di masa lalu.

"Militer kami mendeteksi sekitar pukul 06.00 pagi sebuah misil balistik yang diluncurkan oleh Korut dari daerah Wonsan menuju Laut Timur (Laut Jepang)," kata Kepala Staf Gabungan Korsel dalam sebuah taklimat kepada wartawan.

Misil itu terbang lebih dari 700 kilometer di atas perairan tersebut kata pernyataan Kepala Staf Gabungan Korsel seraya menambahkan bahwa Seoul dan Washington DC sedang menganalisis spesifikasinya.

Kementerian Pertahanan Jepang juga menggambarkan objek tersebut sebagai misil balistik tanpa memberikan detail lebih lanjut.

"Korut tidak pernah membiarkan latihan militer gabungan Korsel -AS berlalu begitu saja tanpa memberikan tanggapan," kata Lim Eul-chul, seorang ahli Korut di Universitas Kyungnam, kepada AFP.

"Ini adalah pesan bahwa Pyongyang mengamati dengan saksama latihan militer yang akan datang dan dapat melakukan provokasi jika dianggap perlu," imbuh dia.

Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menyebut peluncuran misil pada Rabu sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan di kawasan negaranya dan mengatakan Tokyo telah menyampaikan protes keras kepada Korut melalui jalur diplomatik di Beijing.

Korut baru-baru ini melontarkan kritik terhadap Tokyo, bekas kekuatan kolonial regional, atas apa yang digambarkan Pyongyang sebagai remiliterisasi Jepang. Sebelumnya Jepang telah lama menganut sikap pasifis, tetapi telah meningkatkan pengeluaran militer, memperkuat pakta pertahanan, dan mengerahkan peluncur misil ke pulau-pulau terluarnya.

Menhan Koizumi mengatakan pekan lalu bahwa Jepang perlu meningkatkan kekuatan militernya karena urgensi dan terjadinya peningkatan krisis.

Pyongyang mengecam transformasi Jepang menjadi negara perang, dan tak lama kemudian menembakkan misil balistik jarak pendek di lepas pantai timurnya, menurut militer Seoul.

Pekan lalu, Gubernur Tokyo mengumumkan rencana untuk mengubah lahan parkir bawah tanah seluas 13.000 meter persegi menjadi tempat perlindungan misil bawah tanah di dekat Stasiun Tokyo.

Di masa lalu, misil Korut pernah melintas di atas Jepang, memicu sirene, peringatan di ponsel pintar, dan program khusus di televisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
ITS Kembangkan AI untuk Det...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.