Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa M7,6 Berlangsung 1 Menit, Terasa hingga Gorontalo

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 08:24 WIB | Oleh:
Gempa M7,6 Berlangsung 1 Menit, Terasa hingga Gorontalo Doc: BMKG
Ket. Info gempa bumi dari BMKG.

GORONTALO - Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4), pukul 06.48 Wita, terasa warga di Kota Manado hingga beberapa wilayah Provinsi Gorontalo.

Guncangan gempa berlangsung sekitar satu menit itu, sempat membuat panik warga sehingga memilih berkumpul di luar rumah.

"Guncangan gempa terasa seperti mengayun dan cukup keras hingga membuat panik. Kami di sekitar kompleks memilih ke luar rumah," kata warga Limboto, Kabupaten Gorontalo, Adhan.

Dia mengatakan gempa berlangsung cukup lama, bahkan tiang-tiang listrik, mobil terparkir ikut bergoyang.

Seorang warga Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Aldianto, mengaku kaget dengan gempa yang sangat terasa tersebut.

"Saya panik namun sigap langsung menghubungi isteri dan keluarga di Bitung untuk menanyakan keadaan mereka. Informasi gempa saya ikuti dari beberapa informasi daring," katanya.

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo Andri Wijaya Bidang mengatakan data awal gempa itu dengan magnitudo 7,3 terjadi pukul 05:48:14 WIB, Lok:1.21 LU,126.25 BT, 127 kilometer (km) tenggara Bitung, Sulawesi Utara dengan kedalaman 18 km, sedangkan setelah pemutakhiran data, gempa tersebut dengan magnitudo 7,6.

Ia mengatakan peringatan dini tsunami telah dikeluarkan untuk daerah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

"Untuk wilayah Gorontalo dari hasil pemodelan tidak terdampak tsunami dari gempa tadi, namun tetap waspada dan menunggu informasi resmi selanjutnya dari BMKG," kata dia.

Diketahui, gempa kuat tersebut sangat terasa di Kota Manado. Sejumlah warga langsung keluar rumah untuk menghindari dampak buruk.

"Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami," kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado.

Fanli, salah satu pengemudi daring, juga mengaku menghentikan aktivitas sementara untuk menghindari dampak gempa itu, seperti robohnya pohon atau tiang listrik.

"Saya lagi mengendarai mobil, tapi terasa juga gempa itu. Saya harus berhentikan dulu karena banyak tiang listrik yang bergerak-gerak," ujarnya.

BMKG telah melakukan pemutakhiran data dengan adanya peringatan dini tsunami di perairan Sulut dan Maluku Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Sekolah Negeri Jakarta siapkan 228.000 Bangku dalam SPMB

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sekolah Negeri Jakarta siap...

Harga Emas Ngulet Rp18.000

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Harga Emas Ngulet Rp18.000
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.