Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sebut AS akan Merebut Pusat Produksi Minyak Iran

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Trump Sebut AS akan Merebut Pusat Produksi Minyak Iran Doc: Ken Cedeno/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (29/3), mengatakan, ingin “mengambil alih minyak” di Iran, dengan merebut pusat ekspor negara tersebut yakni Pulau Kharg.

Dalam wawancara Financial Times dengan Trump, dia mengatakan bahwa “pilihan utamanya adalah mengambil minyak. Wawancara tersebut dilakukan ketika ribuan pasukan AS berkumpul di wilayah Teluk Persia, termasuk tim penyerang amfibi yang tiba pada 28 Maret. Sementara sebagian dari Divisi Lintas Udara ke-82 juga sedang dalam perjalanan.

Trump pun membandingkan upaya tersebut dengan operasi di Venezuela pada bulan Januari, ketika AS menangkap pemimpin negara Amerika Selatan itu , Nicolas Maduro, dan berencana untuk mengendalikan industri minyaknya.

Harga minyak mentah Brent diperdagangkan lebih tinggi dari 115 dollar AS per barel, mendekati level tertinggi sejak perang dimulai.

AS dan Israel telah menghujani Iran dengan serangan selama empat minggu, dan Iran telah melakukan serangan balas ke Israel, terhadap target militer AS, dan terhadap lokasi industri di negara-negara sekutu AS di Teluk seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain.

“Sejujurnya, hal favorit saya adalah mengambil minyak di Iran, tetapi beberapa orang bodoh di AS mengatakan: 'Mengapa Anda melakukan itu?' Tapi mereka memang orang bodoh,” katanya kepada surat kabar tersebut.

Berbeda dengan di Venezuela, merebut minyak Iran akan melibatkan invasi dan penguasaan pusat ekspor utamanya, Pulau Kharg, yang juga menjadi lokasi pangkalan angkatan laut Iran.

“Pasukan kami sedang menunggu tentara Amerika memasuki wilayah tersebut,” kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada 29 Maret , menurut kantor berita semi resmi Iran Tasnim.

Trump mengatakan bahwa merebut Pulau Kharg juga berarti harus berada di sana untuk sementara waktu.

Ketika ditanya tentang kondisi pertahanan Iran di Pulau Kharg, dia berkata: “Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah,” katanya.

Diungkapkan Diawal

Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan, pernyataan Trump bahwa AS ingin menguasai produksi minyak Iran bukanlah sesuatu yang mengejutkan karena itu juga pernah dilakukan presiden AS ke 43, George W. Bush setelah perang Irak jilid kedua.

“Satu-satunya yang baru, yaitu keinginan itu diungkapkan di depan sebelum dilakukan, selebihnya sudah bisa diduga karena kita tahu Trump tidak mengharamkan energi fosil dan tentu perang yang memakan biaya ratusan miliar dollar jika berkepanjangan perlu dicarikan pengganntinya. Ini juga dilakukan George W. Bush setelah peristiwa 9/11, pasca perang dengab alasan mencari senjata pemusnah massal di Irak, perusahaan-perusahaan minyak lalu menguasai produksi minyaknya,” kata Surokim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.