Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Ketupat, Tradisi Lebaran Masyarakat Sumenep yang Terus Lestari

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 09:15 WIB | Oleh:
Festival Ketupat, Tradisi Lebaran Masyarakat Sumenep yang Terus Lestari Doc: Pemkab Sumenep
Ket. Festival Ketupat di Pantai Lombang Sumenep, Jawa Timur.

SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur berupaya melestarikan tradisi dan budaya masyarakat saat merayakan Lebaran pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kali ini melalui Festival Ketupat

"Selain untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini tumbuh dan berkembang di masyarakat," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Faruk Hanafi saat memantau kegiatan itu di Pantai Lombang, Sumenep, Kamis.

Ratusan peserta ikut memeriahkan festival ini dengan membuat berbagai jenis ketupat yang memang dikenal oleh masyarakat setempat.

Di antaranya ketupat bekal (bahasa Madura topa’ sangoh), topa' toju' (ketupat duduk) topa’ kope’ (ketupat yang berbentuk ikan) bahkan ada juga topa’ jharan (ketupat yang berbentuk seperti kuda).

Para peserta yang kebanyakan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep terlihat sangat antusias mengikuti festival itu.

Menurut Hanafi, Festival Ketupat 2026 yang telah menjadi bagian dari kegiatan tahunan Pemkab Sumenep itu diadakan dalam dua jenis kompetisi, yaitu lomba menganyam ketupat dan membuat menu makanan dari ketupat.

Lomba menganyam kreasi ketupat diikuti oleh masyarakat umum sedangkan membuat menu ketupat melibatkan peserta para ASN perangkat daerah, pegawai dan pemilik hotel serta restoran.

"Selain untuk melestarikan budaya dan tradisi yang memang sudah ada di masyarakat, festival ketupat ini kami gelar juga dalam rangka mendorong peningkatan ekonomi warga," kata Hanafi.

Festival Ketupat ini juga sebagai bagian dari sarana edukasi budaya bagi generasi muda, agar tetap mengenal dan mencintai tradisi daerahnya, sehingga warisan budaya tidak akan tergerus oleh perkembangan zaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 21:09 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 21:10 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 21:10 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Daerah
Hadapi Kekeringan, BPBD Cil...
Megapolitan
Imbas Abu Vulkanik Anak Kra...
Megapolitan
Meski PJJ, Disdik Tangsel W...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.