Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa NTT M7,7, Galapana DPR RI Turun Langsung Kawal Penanganan Korban.

📅 Senin, 17 Agu 2026, 05:17 WIB | Oleh:
Gempa NTT M7,7, Galapana DPR RI Turun Langsung Kawal Penanganan Korban. Doc: AntaraFoto
Ket. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah kanan) meninjau langsung lokasi terdampak gempa di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8).

Satuan Tugas Penanggulangan Pascabencana (Galapana) DPR RI meninjau wilayah terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengawal percepatan penanganan korban dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan DPR meminta laporan mengenai kondisi terkini, langkah tanggap darurat, serta kebutuhan yang harus segera dipenuhi di daerah terdampak.

"Kami dari DPR RI sengaja minta penjelasan dari penanggung jawab penanganan tanggap darurat bencana ini. Kita minta laporan kondisi existing, kemudian langkah taktis yang diambil pada masa tanggap darurat, kemudian juga penanganan yang harus segera cepat dilakukan," kata Cucun.

Pernyataan tersebut disampaikan Cucun saat meninjau wilayah terdampak gempa di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.

Cucun mengatakan DPR akan membawa berbagai masukan dari pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait untuk menentukan langkah yang perlu dikoordinasikan dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Yang harus kami lakukan segera dalam satu atau dua hari ini, kita akan lakukan, kita laksanakan koordinasi," katanya.

DPR juga meminta kepastian mengenai penanganan korban dan dukungan yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

"Kami ingin laporan juga, minta kepastian dalam tanggap darurat ini terutama yang paling pertama penanganan para korban gempa ini," katanya.

Cucun mengatakan dampak gempa tidak hanya terjadi di Kabupaten Manggarai sehingga DPR juga meminta laporan mengenai kondisi dan kebutuhan daerah lain yang terdampak.

"Karena bukan hanya Kabupaten Manggarai saja, termasuk ada kabupaten-kabupaten lain yang terdampak, kita minta juga masukan dalam waktu yang singkat ini," katanya.

Menurut Cucun, DPR akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak mendapat perhatian meskipun bencana terjadi menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

"Tetap kita akan hadir untuk rakyat, untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah ini," katanya.

Peninjauan tersebut turut diikuti Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Bambang Hariyadi, Anggota Komisi II DPR RI Cindy Monica Salsabila, serta Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati.

Pertemuan juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Menteri Sosial, serta Bupati Manggarai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
86 Persen BTS Terdampak Gem...

Kabar Baik Jelang HUT RI! Jakarta Diprediksi Cerah Berawan

57 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Kabar Baik Jelang HUT RI! J...
Luar Negeri
Iran Klaim Siapkan Rp476 Ju...
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.