Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sumatera Utara Diprediksi BMKG Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 18:09 WIB | Oleh:
Sumatera Utara Diprediksi BMKG Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan Doc: ANTARA/HO-
Ket. Ilustrasi seorang warga sedang berpayung ditengah hujan lebat. BMKG menyebutkan Sumatera Utara sepekan ke depan masih berpotensi diguyur hujan.

MEDAN, SUMATERA UTARA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Meteorologi Early Warning System BMKG, Martha Reosefina di Medan, Selasa (18/8), seiring adanya belokan angin dan konvergensi angin di sekitar Pantai Timur Sumatera Utara serta anomali Suhu Muka Laut yang hangat.

Martha menjelaskan, kondisi tersebut didukung oleh pertumbuhan awan hujan akibat belokan angin di Samudera Hindia barat Sumatera, masih aktifnya gelombang atmosfer, serta suhu muka laut yang hangat sehingga meningkatkan suplai uap air di wilayah tersebut.

Kondisi cuaca umumnya cerah berawan pada pagi hingga siang hari yang memicu pemanasan permukaan optimal (solar heating), sehingga menciptakan instabilitas atmosfer dan mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (lokal) pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.

"Cuaca di Sumatera Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan sedang hingga sangat lebat," katanya.

Adapun wilayah yang berpotensi antara lain di Kab. Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan.

Kondisi yang sama juga dapat terjadi di Simalungun, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar, dan selalu merujuk kepada informasi resmi dari BMKG.

Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, POLRI setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah 1 Medan melalui media sosial @infobmkgsumut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

46 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Megapolitan
KPK Terus Coba Tuntaskan Ko...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...
Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.