Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Berlakukan Buka Tutup “Rest Area” Tol Cipali

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Berlakukan Buka Tutup “Rest Area” Tol Cipali Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Rest area di jalan Tol Cipali.

SUBANG - Petugas Astra Tol Cipali dan pihak kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh kawasan rehat (rest area) sepanjang ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada arus balik Lebaran, Selasa (24/3).

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo dalam keterangannya di Subang, Selasa menyampaikan penerapan buka-tutup seluruh rest area di ruas Tol Cipali ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan dalam memanfaatkan fasilitas istirahat.

Ia menyebutkan, kebijakan sistem buka-tutup secara situasional rest area di ruas Tol Cipali ini berlaku di rest area KM 86, 102, 130, dan 166 jalur one way, serta Rest Area KM 164, 130, 101, dan 77 jalur normal.

Disebutkannya, apabila rest area ditutup karena kondisinya penuh, maka pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan maupun memaksakan diri mengantre di jalur utama sebelum masuk area istirahat karena dapat picu perlambatan arus.

Sebagai alternatif, pengguna jalan dapat beristirahat di rest area berikutnya atau memanfaatkan tempat peristirahatan di luar gerbang tol terdekat. “Kami menjamin bahwa total akumulasi tarif tol tetap sama (berdasarkan jarak kilometer yang ditempuh) meskipun pengguna jalan keluar-masuk gerbang tol untuk beristirahat,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data periode pukul 00.00 WIB hingga 17.00 WIB Selasa ini, arus lalu lintas one way menuju Jakarta di ruas Tol Cipali terpantau meningkat.

Tercatat sekitar 74 ribu kendaraan telah melintasi ruas Tol Cipali melewati eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta, atau sekitar 92 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.

Ia menyampaikan, meskipun kendaraan terus mengalami peningkatan, implementasi rekayasa lalu lintas one way dapat menjaga arus lalu lintas tetap bergerak lancar dan terkendali.

Manfaatkan WFA

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan bekerja dari mana saja (WFA) untuk balik dari masa libur Lebaran 2026.

Kapolri, saat membuka one way nasional arus balik di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, mengatakan kebijakan WFA dilakukan untuk mengurai kepadatan saat puncak arus balik.

“Jadi, kalau ada masyarakat yang ingin memilih balik, bisa memanfaatkan besok tanggal 25, 26, 27 (Maret), tadi sudah saya sampaikan dan ini saya sampaikan sekali lagi sehingga kemudian puncak arus mudik ini bisa terurai,” ucapnya.

Kapolri menjelaskan pihaknya bersama para pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan sejumlah strategi menghadapi arus balik. Salah satunya ialah pemberlakuan one way nasional dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.