Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian Pekerjaan Umum: Pembangunan Sekolah Rakyat Dipercepat di 32 Provinsi

📅 Senin, 23 Mar 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Kementerian Pekerjaan Umum: Pembangunan Sekolah Rakyat Dipercepat di 32 Provinsi Doc: Kementerian PU

JAKARTA - Pemerintah mempercepat akses pendidikan untuk masyarakat miskin ekstrem melalui Sekolah Rayat. Terbaru, pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan 104 Sekolah Rakyat baru di berbagai kota.

Program ini merupakan bagian dari target pemerintah yang bisa membangun Sekolar Rakyat di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota. Dengan target kapasitas mencapai 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.

Hingga 22 Maret 2026, progres pembangunan secara nasional telah mencapai 15,54 persen. Dalam pembangunan Tahap II, Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah di berbagai wilayah.

Setiap kompleks sekolah dirancang modern dan terintegrasi, dilengkapi fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Selain ruang kelas, tersedia pula laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, hingga asrama bagi siswa dan tenaga pengajar.

Fasilitas penunjang lainnya seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler. Serta ruang terbuka hijau juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya mengatasi berbagai tantangan teknis di lapangan. Mulai dari akses menuju lokasi pembangunan, distribusi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung menjadi fokus perhatian.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, Senin (23/3).

Di Provinsi Jawa Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Proyek ini tersebar di 11 titik yang terbagi dalam dua wilayah kerja.

Wilayah Jawa Tengah 1 mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara wilayah Jawa Tengah 2 meliputi Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, serta Kota Semarang.

Berdasarkan laporan terbaru, progres pembangunan di sejumlah lokasi menunjukkan capaian yang beragam. Beberapa di antaranya bahkan melampaui rata-rata nasional, seperti di Kabupaten Sragen yang mencatat kemajuan cukup tinggi dalam pelaksanaan konstruksi.

Pemerintah melalui Kementerian PU bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh proyek Sekolah Rakyat Tahap II dapat diselesaikan tepat waktu. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan dan mendorong pemerataan kualitas pembelajaran di berbagai daerah di Indonesia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.