Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Nelayan Ditemukan dalam Kondisi Tewas di Perairan Pamoekan Tasikmalaya

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Nelayan Ditemukan dalam Kondisi Tewas di Perairan Pamoekan Tasikmalaya Doc: Antara
Ket. Petugas SAR gabungan mengevakuasi nelayan yang tewas akibat kapal terbalik di perairan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2026).

Tasikmalaya - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan menemukan dua nelayan dalam kondisi tewas yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kapalnya terbalik saat melaut di Perairan Pamoekan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana membenarkan dua nelayan yakni Ending (58), dan Weli (48) telah berhasil dievakuasi untuk selanjutnya operasi pencarian ditutup.

"Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup," kata Ade Dian.

Ia menuturkan, pihaknya mendapatkan laporan adanya insiden kapal nelayan terbalik di Perairan Pamoekan, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (29/9) malam.

Tim SAR gabungan, kata dia, kemudian melakukan pencarian dengan menyusuri pantai dan juga ke tengah lautan menggunakan perahu untuk mencari keberadaan nelayan tersebut.

Pencarian hari ketiga, kata dia, berhasil menemukan Weli dalam kondisi meninggal dunia di lokasi sekitar 500 meter dari titik awal kejadian di Perairan Pamoekan, Jumat (2/10) sekitar pukul 21.45 WIB.

Pencarian selanjutnya berhasil menemukan korban satu lagi Ending (58) dalam kondisi meninggal dunia di lokasi sekitar 18 km dari tempat kejadian di Perairan Tasikmalaya, Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB, dan berhasil dievakuasi pukul 17.40 WIB.

"Korban berhasil teridentifikasi atas nama Ending (58) laki-laki, nelayan, yang merupakan salah satu korban dalam pencarian. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka," katanya.

Sebelumnya, tiga orang menjadi korban kapal terbalik, dari insiden itu satu orang berhasil menyelamatkan diri, dan dua orang hilang sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Proses pencarian dibagi dua tim Search and Rescue Unit (SRU) untuk SRU 1 melaksanakan penyisiran pantai dari lokasi kapal terbalik ke arah timur dan barat sejauh 4 kilometer, sedangkan SRU 2 melaksanakan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan.

Operasi SAR gabungan melibatkan unsur Basarnas Kantor SAR Bandung, TNI, Polri, BPBD, Tagana, PMI, perangkat desa, nelayan setempat, keluarga korban, serta unsur SAR gabungan lainnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.