Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dispertan Garut Siapkan Bantuan Benih Padi untuk 100 Hektare Sawah

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dispertan Garut Siapkan Bantuan Benih Padi untuk 100 Hektare Sawah Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian saat meninjau lahan pertanian di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

GARUT – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiapkan bantuan 2.500 kilogram benih padi untuk kebutuhan 100 hektare sawah yang dilanda puso atau gagal panen akibat kekeringan pada musim kemarau.

"Sebanyak 2.500 kg yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk 100 hektare," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, di Garut, Sabtu (03/10).

Ia menuturkan, musim kemarau telah menyebabkan sejumlah lahan pertanian terutama sawah terdampak kekeringan sehingga sebagian dilaporkan ada yang gagal panen.

Upaya membantu petani yang lahannya mengalami gagal panen, kata dia, disiapkan benih padi gratis untuk meringankan petani saat mulai menanam kembali pada musim hujan.

Ia menyampaikan, bantuan benih padi itu siap diberikan kepada kelompok tani dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan bantuan ke Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dispertan Garut di daerahnya atau ke Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

"Rencana diberikan menjelang musim hujan, petani bisa mengajukan dengan menghubungi UPT atau POPT di setiap wilayah," katanya.

Dispertan Garut, kata dia, saat ini sudah sebagian bantuan benih padi diberikan kepada Kelompok Tani Peduli Pangan Harum Madu di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong yang terdampak kekeringan.

"Kebetulan di wilayah kelompok tersebut, beberapa waktu yang lalu dilaporkan mengalami kekeringan sehingga kita memberikan benih pengganti dari cadangan benih yang kita miliki," katanya.

Ia menambahkan, dampak musim kemarau di Garut tercatat seluas 176 hektare kondisinya puso tersebar di kecamatan.

Selain menyiapkan bantuan benih langsung dari Dispertan Garut, kata dia, ada juga program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang siap klaim asuransi bagi lahan gagal panen.

"Kita skemanya kan ada dua, penggantian benih dan AUTP. Untuk AUTP, Pemkab Garut mengalokasikan 1.837 hektare," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.