Kartu Jakarta Gratis Kini Sasar Penjaga Rumah Ibadah hingga Petugas Jenazah
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 18:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama para tokoh agama di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). Acara ini dihadiri oleh ulama, habaib, serta tokoh masyarakat sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di bulan Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Ia juga mengapresiasi kehadiran para tokoh agama yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di Jakarta.
"Kehadiran para ulama, habaib, dan tokoh masyarakat menjadi kehormatan bagi kami. Melalui silaturahmi ini, kita tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga memperkuat peran bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat Jakarta," ujar Rano.
Rano mengungkapkan bahwa selama satu tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono, sebagian besar program kerja telah berhasil dijalankan. Ia menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan serta doa masyarakat DKI Jakarta.
Menurutnya, sekitar 97 persen program yang dirancang telah terealisasi hingga saat ini. Beberapa di antaranya mencakup program Kartu Jakarta Gratis bagi penjaga rumah ibadah serta Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Insentif bagi imam masjid, guru ngaji masjid, guru ngaji musala, marbot masjid, petugas pemulasaraan jenazah, serta santunan kecelakaan kerja atau kematian juga telah diberikan," jelasnya.
Rano juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menyinggung peran Dewan Masjid Indonesia Provinsi DKI Jakarta dan PT Transjakarta dalam mendukung kebijakan Pemprov DKI.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Masjid Indonesia Provinsi DKI Jakarta serta PT Transjakarta atas kolaborasi dan dukungannya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menjelang Idulfitri, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui berbagai program layanan publik. Salah satunya termasuk program mudik yang dirancang untuk membantu warga pulang kampung dengan lebih mudah dan aman.
"Menjaga Jakarta bukan hal yang mudah. Karena itu, melalui semangat ‘Jaga Jakarta’, kita perlu menyadari bahwa kota ini milik bersama," ungkap Rano.
Ia menekankan bahwa ketertiban dan kenyamanan kota hanya dapat terwujud melalui partisipasi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk menjaga Jakarta secara kolektif.
"Ketertiban akan lebih mudah terwujud jika kita menjaganya secara bersama-sama," lanjutnya.
Lebih lanjut, Rano menilai bulan Ramadan sebagai momentum penting untuk meningkatkan kepedulian sosial. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk saling berbagi dan memperkuat solidaritas.
"Kegiatan ini bukan sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Jakarta," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!