Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festive Raya Fashion Show 2026, Upaya Pemkot Makassar Kuatkan Ekraf Angkat Potensi UMKM Daerah

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 00:02 WIB | Oleh:
Festive Raya Fashion Show 2026, Upaya Pemkot Makassar Kuatkan Ekraf Angkat Potensi UMKM Daerah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Makassar
Ket. Beberapa model saat memamerkan karya beberapa desainer lokal dalam kegiatan Festive Raya Fashion Show 2026 di Makassar, Sabtu (14/3).

MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, mendorong penguatan ekonomi kreatif (ekraf) melalui kegiatan Festive Raya Fashion Show 2026 yang digelar di Atrium Metro, Trans Studio Mal Makassar.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham pada acara pembukaan di Makassar, Sabtu, memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan industri kreatif, khususnya sektor fesyen yang terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Makassar.

"Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang menampilkan karya fesyen, tetapi juga membuka ruang bagi para desainer lokal untuk berkembang serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Makassar,” ujarnya.

Festive Raya Fashion Show 2026 menampilkan berbagai karya busana dengan nuansa hari raya yang mengedepankan kreativitas para desainer serta pelaku industri fesyen lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan yang memberikan ruang bagi para pelaku industri kreatif untuk menampilkan karya dan inovasi mereka kepada masyarakat.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga mampu mendorong pertumbuhan industri fesyen lokal sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Makassar tentu mendukung berbagai kegiatan kreatif yang dapat mengangkat potensi daerah, memperluas peluang usaha, serta memperkenalkan karya anak bangsa kepada masyarakat luas,” katanya.

Aliyah mengaku dengan adanya ruang promosi dan apresiasi seperti itu, para desainer diharapkan semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan menciptakan karya-karya yang berkualitas.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi yang positif, tidak hanya bagi para desainer, tetapi juga bagi pelaku usaha lain yang terlibat dalam rantai industri fesyen, seperti penjahit, pengrajin kain, pelaku UMKM, hingga sektor pemasaran dan penjualan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.