Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LSP Fashion Indonesia Dikembangkan untuk Perkuat Kompetensi Industri

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 16:12 WIB | Oleh:
LSP Fashion Indonesia Dikembangkan untuk Perkuat Kompetensi Industri Doc: ANTARA/Prasetia Fauzani
Ket. Sejumlah model memperagakan pakaian ramah lingkungan berbahan baku wastra saat peragaan busana bertajuk Parade Kreasi Wastra Mataraman di Kota Kediri, Jawa Timur.

JAKARTA -- Indonesian Fashion Chamber (IFC) tengah mengembangkan sejumlah proyek yang berkaitan dengan penguatan ekosistem fesyen Indonesia seperti Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Fashion Indonesia. 

“Proyek ini bukan hanya mengenai sertifikasi, tetapi bagaimana kita membangun standar kompetensi SDM Fashion Indonesia agar memiliki kompetensi yang lebih terukur dan juga profesional,” kata salah satu founder IFC Lisa Fitria kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Lisa mengatakan LSP Fashion Indonesia dikembangkan dengan lima skema kompetensi, yakni Assistant Fashion Designer, Junior Fashion Designer, Fashion Designer, Fashion Stylist, dan Creative Director.

Menurut dia, LSP Fashion Indonesia tersebut menjadi LSP Fashion Indonesia pertama yang memiliki lima skema di bidang kreatif fesyen.

Selain pengembangan LSP, Lisa juga tengah mengembangkan gagasan fesyen yang memadukan fesyen berkelanjutan, luxury, modest fashion dan gaya hidup. Salah satu gagasan tersebut diarahkan pada pengembangan merek yang menyasar kebutuhan busana dan gaya hidup untuk perjalanan umrah dan haji.

“Konsepnya adalah bagaimana kebutuhan ibadah dapat diterjemahkan menjadi produk fesyen yang modern, berkualitas, berkelanjutan dan juga memiliki positioning yang global,” ujarnya.

Lisa mengatakan dirinya memiliki mimpi untuk mengembangkan merek tersebut hingga memiliki toko atau outlet yang tersebar di berbagai negara.

“Itu salah satu mimpi yang sekarang mulai kami bangun,” kata dia.

Dalam kesempatan itu,  Lisa menyampaikan rencananya ke depan untuk menggelar peragaan busana koleksi terbarunya pada Oktober dengan berkolaborasi bersama artisan batik.

Ia mengatakan koleksi tersebut akan menampilkan batik dengan motif polkadot yang dibuat secara kontemporer dan dipadukan dengan motif-motif batik lainnya yang juga dikembangkan secara kontemporer.

Peragaan busana tersebut akan digelar dalam Into Motion Fest, yang merupakan rangkaian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang diprakarsai Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Fashion Chamber.

Lisa mengatakan berbagai proyek yang dikembangkan IFC memiliki benang merah yang sama, yakni mendorong fesyen Indonesia tidak hanya menghasilkan produk yang indah, tetapi juga membangun nilai identitas, kompetensi, dan keberlanjutan.

Dia berharap karya dan proyek yang dikembangkan tidak berhenti pada penciptaan busana, tetapi turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri fesyen Indonesia secara lebih luas.

Ia juga berencana mengambil pendidikan S2 jurusan industri kreatif pada tahun ini. Dalam penelitian tersebut, Lisa ingin menggali peta jalan busana muslim di Indonesia untuk menjadi pusat modest sustainable dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Gaspol Tekan S...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.