Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Seluma Ajak Masyarakat Manfaatkan Program CKG

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 16:03 WIB | Oleh:
Pemkab Seluma Ajak Masyarakat Manfaatkan Program CKG Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Pelaksanaan program CKG di Kabupaten Seluma, Rabu (19/8).

KABUPATEN SELUMA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Provinsi Bengkulu, mengajak seluruh masyarakat hingga tingkat desa di wilayah setempat dapat memanfaatkan program cek kesehatan gratis (CKG). 

"Cek kesehatan gratis memiliki peran penting dalam mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sejak awal. Dengan deteksi dini, berbagai risiko penyakit dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius," kata Wakil Bupati Seluma Gustianto di Bengkulu, Rabu.

Dia mengatakan, CKG merupakan kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat secara lebih luas.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan dapat menekan risiko komplikasi akibat penyakit kronis serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma Sri Yulia Ningsih menerangkan bahwa program CKG dilaksanakan oleh 22 puskesmas yang ada di wilayah tersebut.

"22 puskesmas tersebut nantinya secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Seluma. Kami harap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan program ini," ujar dia.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu saat ini berupaya mengoptimalkan program CKG bagi anak usia dini dan pelajar sebagai salah satu upaya dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Nelli Hartati menyebut bahwa program CKG menyasar seluruh peserta didik di sekolah negeri maupun swasta, mulai dari usia 7 hingga 15 tahun, dan pemeriksaan dilakukan secara bertahap di seluruh satuan pendidikan, termasuk siswa tingkat SMA.

"Seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta menjadi sasaran. Kita mulai dari usia 7 tahun sampai sekitar 15 tahun, sehingga anak SMA juga menjadi sasaran pemeriksaan," sebutnya.

Untuk pemilihan sekolah dengan jumlah siswa yang besar untuk program CKG dilakukan guna mempercepat capaian program sekaligus memetakan kondisi kesehatan anak di lingkungan sekolah.

Dengan adanya pemeriksaan kesehatan tersebut, Dinkes dapat mengetahui berbagai persoalan kesehatan yang paling banyak dialami siswa, mulai dari masalah gigi, penyakit kulit, gangguan penglihatan, hingga keluhan kesehatan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.