Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pep Guardiola Ragu Kembali Melatih Usai 10 Tahun di Manchester City

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Pep Guardiola Ragu Kembali Melatih Usai 10 Tahun di Manchester City Doc: Bein Sports
Ket. Pep Guardiola mulai membuka kemungkinan untuk tidak lagi kembali ke pinggir lapangan setelah mengakhiri periode panjangnya sebagai pelatih Manchester City. Pelatih asal Catalan itu mengaku saat ini belum memiliki motivasi yang cukup untuk menerima tantangan baru di dunia sepak bola.

JAKARTA - Pep Guardiola mulai membuka kemungkinan untuk tidak lagi kembali ke pinggir lapangan setelah mengakhiri periode panjangnya sebagai pelatih Manchester City. Pelatih asal Catalan itu mengaku saat ini belum memiliki motivasi yang cukup untuk menerima tantangan baru di dunia sepak bola.

Guardiola yang kini berusia 55 tahun tengah menjalani masa refleksi setelah melewati satu dekade penuh bersama Manchester City. Selama periode tersebut, ia meraih berbagai gelar dan rekor, tetapi juga harus menghadapi tekanan besar yang terus mengiringi pekerjaannya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia.

Dalam film dokumenter Amazon berjudul A Beautiful Obsession, Guardiola mengungkapkan bahwa dirinya masih belum mengetahui apa yang akan dilakukan setelah meninggalkan Manchester City. Ia menyadari bahwa kembali menjadi pelatih bisa menjadi keputusan yang sulit karena membutuhkan energi, motivasi, dan kesiapan mental yang saat ini belum ia rasakan.

Guardiola juga menyebut kelelahan yang dialaminya tidak hanya berkaitan dengan sepak bola. Bertahun-tahun berada di level tertinggi, menghadapi tuntutan kemenangan, serta menjalani kompetisi setiap pekan membuat dirinya membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan kehidupan pribadi.

Pelatih asal Spanyol tersebut bahkan mengaku masih merasakan tarik-menarik dengan dunia sepak bola. Melihat sebuah tim bermain bagus, bersaing untuk mendapatkan gelar, dan merasakan atmosfer pertandingan disebut dapat menjadi sesuatu yang membuat seorang pelatih sulit benar-benar meninggalkan pekerjaannya.

Perasaan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak pelatih yang sebelumnya menyatakan pensiun akhirnya kembali ke dunia sepak bola. Namun, Guardiola tampaknya ingin mengambil pendekatan berbeda dengan memberikan dirinya waktu untuk benar-benar menjauh dari rutinitas kompetisi.

Prioritas Guardiola saat ini adalah menemukan kembali kehidupan di luar sepak bola dan mengeksplorasi berbagai minat yang selama ini mungkin tersisihkan. Ia ingin menikmati waktu bersama orang-orang terdekat tanpa harus terus memikirkan pertandingan, strategi, hasil, dan tuntutan untuk meraih kemenangan.

Txiki Begiristain, mantan direktur sepak bola Manchester City yang juga dikenal sebagai salah satu orang terdekat Guardiola, disebut ikut memberikan masukan mengenai masa depan sang pelatih. Begiristain menyarankan Guardiola untuk benar-benar mengambil jarak dari dunia sepak bola agar dapat menikmati masa istirahat secara maksimal.

Saran tersebut dinilai penting karena Guardiola selama bertahun-tahun hampir selalu berada di lingkungan yang berkaitan dengan sepak bola. Jika ia terus dikelilingi pemain, pelatih, klub, dan berbagai persoalan kompetisi, proses untuk menemukan kehidupan baru di luar sepak bola kemungkinan akan menjadi jauh lebih sulit.

Guardiola sendiri belum menyatakan pensiun secara resmi dari dunia kepelatihan. Meski demikian, pernyataannya menunjukkan bahwa kembali menangani klub atau tim nasional bukan lagi sesuatu yang menjadi prioritas utama dalam kehidupannya untuk saat ini.

Sebelumnya, Guardiola juga pernah memperlihatkan sisi emosionalnya setelah Manchester City mengalami kekalahan 2-0 dari Bayer Leverkusen. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, Guardiola terdengar mengungkapkan rasa lelah dan kesepian yang dialaminya setelah menjalani tekanan panjang sebagai seorang pelatih.

“Aku merasa seperti orang bodoh. Tahukah kalian apa yang akan terjadi? Kalian akan mendapatkan manajer lain,” ujar Guardiola dalam rekaman tersebut. Ia juga mengungkapkan perasaannya dengan mengatakan, “Aku lelah. Aku merasa sendirian.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan sisi berbeda dari Guardiola yang selama ini lebih dikenal melalui keberhasilannya merancang permainan dan membawa tim meraih berbagai trofi. Di balik kesuksesan tersebut, tekanan sebagai pelatih di level tertinggi ternyata juga memberikan beban emosional yang cukup besar.

Selama sepuluh tahun menangani Manchester City, Guardiola telah berada dalam lingkungan yang menuntut konsistensi hampir setiap musim. Keberhasilan meraih banyak gelar membuat standar terhadap dirinya semakin tinggi, sehingga setiap pertandingan dan musim baru selalu membawa ekspektasi untuk kembali menjadi juara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Pemkot Bandung Selidiki Kasus Pengelupasan Pohon

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Luar Negeri
AS Akhirnya Luluh dan Tunda...
Megapolitan
Pemprov DKI Terus Buka Ruan...
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.