Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kepri Lindungi 31.000 Nelayan dengan BPJS Ketenagakerjaan

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 16:03 WIB | Oleh:
Pemprov Kepri Lindungi 31.000 Nelayan dengan BPJS Ketenagakerjaan Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri Said Sudrajad

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melindungi 31.000 nelayan lokal dengan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun anggaran 2026 yang tersebar di tujuh kabupaten/kota setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri Said Sudrajad mengatakan pemprov telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar melalui APBD 2026, guna menanggung pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan nelayan tersebut.

"Meskipun kondisi fiskal kita terbatas, namun program BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan tetap berlanjut di tahun ini," kata Said dihubungi di Tanjungpinang, Minggu (8/3).

Said menyampaikan program strategis pemprov itu sudah berjalan sejak tahun 2022 di bawah kepemimpinan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dengan sistem sharing anggaran antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota setempat.

Namun mulai tahun 2025, kata dia, pembiayaan iuran BPJS nelayan ditanggung penuh oleh Pemprov Kepri mengingat kondisi APBD kabupaten/kota yang terbatas.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan ini sendiri bertujuan memberikan jaminan perlindungan kepada nelayan terhadap risiko kerja, seperti kecelakaan dan kematian.

Langkah ini diambil sebagai upaya Pemprov Kepri untuk terus meningkatkan taraf hidup nelayan dan memberikan dukungan yang berkelanjutan. Apalagi, nelayan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah.

"Dengan adanya jaminan perlindungan sosial, nelayan dapat lebih fokus pada pekerjaannya tanpa harus khawatir terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi," ujar Said.

Dia turut menambahkan pekerjaan masyarakat Kepri didominasi sebagai nelayan, karena kondisi geografisnya ialah 96 persen lautan.

Oleh karena itu, kesejahteraan nelayan jadi prioritas utama pemerintah daerah guna memastikan mereka mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.

"Kepri ini sebagian besar laut dan masyarakat kita banyak yang hidup di pesisir dan berpenghasilan dari hasil laut,” demikian Said.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.