Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Baznas DKI Targetkan Himpun Dana ZIS Rp450 Miliar pada 2026

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 08:15 WIB | Oleh:
Baznas DKI Targetkan Himpun Dana ZIS Rp450 Miliar pada 2026 Doc: antara foto
Ket. Ketua Baznas/Bazis DKI Jakarta Akhmad H Abu Bakar

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Provinsi DKI Jakarta menargetkan untuk dapat menghimpun dana zakat, infak, sedekah (ZIS) sebesar Rp450 miliar, yang terdiri dari tunjangan kinerja daerah (TKD) Rp163,25 miliar dan non-TKD Rp286,75 miliar pada 2026.

Ketua Baznas/Bazis DKI Jakarta Akhmad H Abu Bakar mengatakan target tersebut bertujuan untuk memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyalurannya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam keterangan di Jakarta, Jumat (6/3), dia menyebutkan sepanjang 2025, Baznas DKI menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana ini berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar.

Dari total dana ZIS tersebut, sebanyak Rp387,67 miliar di antaranya disalurkan untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan.

Baznas DKI pun berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau warga Jakarta secara lebih luas.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar Baznas/Bazis DKI terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi sehingga dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadhan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya," ungkap Pramono. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Apakah AS Siap Berperang dengan Tiongkok?

45 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Apakah AS Siap Berperang de...
Nasional
IDAI Ingatkan Risiko Gadget...
Nasional
Kemenhub Perketat Pengawasa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.