Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membenahi Saluran Air di Sejumlah Kawasan yang Rawan Banjir di Bogor

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membenahi Saluran Air di Sejumlah Kawasan yang Rawan Banjir di Bogor Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau pembenahan saluran air di Kota Bogor, Jawa Barat.

Kota Bogor - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat membenahi saluran air di sejumlah kawasan rawan banjir sebagai langkah mitigasi menghadapi cuaca ekstrem dan hujan berintensitas tinggi yang masih berpotensi terjadi.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai meninjau pembenahan saluran di Kota Bogor, Minggu, mengatakan penanganan drainase menjadi prioritas untuk mengantisipasi dampak banjir lintasan di sejumlah wilayah Kota Bogor.

“Antisipasi perubahan cuaca dan curah hujan ekstrem sudah menjadi keharusan. Saya meminta seluruh aparatur di wilayah untuk siap melakukan mitigasi, pemetaan, dan langkah antisipasi di titik-titik rawan,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu lokasi yang menjadi prioritas penanganan berada di Jalan Dadali. Saluran drainase di kawasan tersebut mengalami penyempitan dan sedimentasi sehingga air tidak lagi mampu mengalir optimal menuju drainase di bawah trotoar.

Selain itu, keberadaan pedagang tanaman hias di atas trotoar turut menjadi kendala dalam proses normalisasi saluran air.

Dedie menegaskan penanganan drainase dan mitigasi banjir harus dilakukan secara kolaboratif agar dampak banjir lintasan di Kota Bogor dapat diminimalkan.

Camat Tanahsareal Rokib telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di area tersebut karena lokasi itu akan digunakan untuk proses pembongkaran saluran lama.

Pemkot Bogor juga memberi perhatian pada kawasan Perumahan Yasmin Sektor 6. Saluran drainase yang tersumbat sampah menyebabkan debit air meningkat hingga menjebol dinding pembatas antara kawasan perumahan dan jalur protokol.

Selain itu, perbaikan drainase juga diprioritaskan di sepanjang Jalan Kapten Yusuf, Cikaret. Penanganan di lokasi tersebut membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor karena aliran drainase berasal dari wilayah hulu di Tamansari dan Ciapus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.