Perkuat Stabilitas Fiskal dan Moneter serta Amankan Pasokan Energi
📅 Kamis, 05 Mar 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Jika melihat kinerja kredit yang mendasari di banyak portofolio tersebut, hingga saat ini belum terlihat penurunan yang meluas,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa ekonomi AS masih solid, sehingga risiko kredit berlebihan belum terlihat jelas. “Ketika siklus kredit terjadi, atau terjadi perlambatan, atau resesi, Anda akan memiliki visibilitas lebih besar terhadap area-area di mana standar pinjaman melemah.
Kekhawatiran Meningkat
Lembaga pemeringkat global, Fitch Ratings merevisi outlook atau prospek peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB atau layak investasi (investment grade).
Sebaiknya Anda baca juga:
Revisi outlook menjadi negatif mencerminkan meningkatnya kekhawatiran atas ketidakpastian kebijakan pemerintah.
Fitch menilai sentralisasi pengambilan kebijakan yang semakin kuat berpotensi mempengaruhi prospek fiskal jangka menengah, sentimen investor, serta ketahanan eksternal Indonesia.
Namun demikian, penegasan peringkat di level BBB didukung rekam jejak Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi, prospek pertumbuhan jangka menengah yang cukup baik, rasio utang pemerintah terhadap PDB yang relatif moderat, serta cadangan devisa (cadev) yang memadai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Analis pasar modal sekaligus pendiri Republik Investor, Hendra Wardana mengatakan
perubahan outlook itu memang bukan penurunan rating, namun pasar membaca langkah tersebut sebagai sinyal meningkatnya risiko ke depan, terutama terkait ketahanan fiskal dan stabilitas kebijakan.
Dalam kondisi global yang sudah diliputi ketegangan geopolitik dan kenaikan harga energi, Hendra mengatakan perubahan outlook menjadi sentimen tambahan yang mempercepat aksi jual (net sell), khususnya dari investor asing yang sensitif terhadap risiko makro.
Dalam periode penuh ketidakpastian seperti saat ini, menurutnya, kualitas portofolio dan pengaturan porsi investasi jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar momentum jangka pendek.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!