Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Ekonomi Hijau, IRT Denpasar Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk Anggrek

3 Kamis, 14 Mei 2026, 11:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dorong Ekonomi Hijau, IRT Denpasar Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk Anggrek Dorong Ekonomi Hijau, IRT Denpasar Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk Anggrek Doc: istimewa
Ket. Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Ubung Kaja, Denpasar mengolah sampah dapur organik menjadi nutrisi cair yang ampuh memacu pertumbuhan tanaman anggrek sekaligus menekan biaya perawatan secara signifikan. Langkah inovatif ini menjadi inti dari program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Werdiguna

DENPASAR – Sisa makanan dan sampah dapur yang biasanya dibuang kini punya nilai baru di tangan ibu-ibu Desa Ubung Kaja, Denpasar. Lewat kreativitas sederhana, limbah organik diolah jadi nutrisi cair yang ampuh memacu pertumbuhan anggrek sekaligus menekan biaya perawatan.

Inovasi ini jadi inti program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Werdiguna. Akademisi Prodi Agroteknologi Universitas Warmadewa, Ir. Made Sri Yuliartini menyebut kemandirian pupuk di tingkat keluarga adalah kunci pertanian perkotaan yang berkelanjutan.

“Sampah dapur seperti sisa sayuran, kulit buah, hingga air cucian beras mengandung unsur hara mikro dan makro yang dibutuhkan tanaman hias, terutama anggrek yang butuh nutrisi rutin,” ujar Sri Yuliartini melalui keterangannya, Kamis (14/5).

Fermentasi Sederhana, Hasil Maksimal

Sampah diolah melalui fermentasi sederhana menggunakan mikroorganisme lokal. Proses ini menghasilkan pupuk organik cair kaya nitrogen dan kalium. Hasilnya terbukti memangkas anggaran pembelian pupuk kimia hingga lebih dari 60%.

Selama ini budidaya anggrek sering dianggap mahal karena bergantung pada pupuk pabrikan. Teknik pengolahan sampah dapur ini mematahkan anggapan itu. Para ibu rumah tangga kini bisa merawat tanaman hias dengan kualitas profesional tanpa biaya ekstra.

“Tantangan utama di wilayah perkotaan seperti Denpasar adalah keterbatasan lahan dan besarnya volume sampah organik. Strategi ini menyelesaikan dua persoalan sekaligus: mengurangi sampah dari sumbernya dan menyediakan nutrisi tanaman secara mandiri,” tambah Sri Yuliartini.

Mendorong Ekonomi Hijau dari Dapur Rumah

Penerapan teknologi tepat guna ini diharapkan tak berhenti di skala hobi. Anggrek yang dirawat dengan nutrisi organik punya daya tahan dan kualitas yang kompetitif di pasar tanaman hias. Pola ini menciptakan ekosistem ekonomi hijau yang dimulai dari dapur rumah tangga.

Ketua KWT Werdiguna, Ni Luh Putu Sri Gunawati, menyambut baik perubahan ini. Menurutnya, edukasi tersebut memberi solusi nyata bagi ibu rumah tangga yang ingin menyalurkan hobi tanpa terbebani biaya tinggi.

“Kami berterima kasih atas kegiatan pengabdian pembuatan pupuk organik cair dari sampah dapur dan ilmu perawatan anggrek ini. Sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan anggota dalam memanfaatkan sampah rumah tangga jadi pupuk ramah lingkungan dan ekonomis,” ungkap Sri Gunawati.

Ia berharap keterampilan ini bisa diterapkan berkelanjutan oleh seluruh anggota kelompok. Kerja sama ini ditargetkan terus berjalan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga berbasis lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.