Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alcaraz, Sinner dan Djokovic Berebut Supremasi

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 06:52 WIB | Oleh:
Alcaraz, Sinner dan Djokovic Berebut Supremasi Doc: Karim JAAFAR / AFP
Ket. Carlos Alcaraz dari Spanyol melakukan servis melawan Arthur Rinderknech dari Prancis selama pertandingan tunggal putra mereka di turnamen tenis Qatar Open di Doha pada 17 Februari 2026.

INDIAN WELLS, AS - Turnamen tenis prestisius BNP Paribas Open di Indian Wells, California, Amerika, resmi bergulir pekan ini dengan sejumlah sorotan tajam. Dari sektor putra, Carlos Alcaraz datang membawa start sempurna musim 2026. Sedangkan di sektor putri, petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka berusaha bangkit dari kekecewaan di Australia.

Alcaraz, 22 tahun, tiba di gurun California Selatan dengan rekor kemenangan 12-0 musim ini setelah menuntaskan ambisi career Grand Slam di Melbourne. Dua kali juara Indian Wells itu kembali difavoritkan, dengan potensi duel panas melawan rival abadinya, Jannik Sinner.

“Menariknya tentang Carlos dan Jannik, setiap kali salah satu unggul, yang lain akan mundur, mengevaluasi, lalu kembali lebih baik,” ujar analis Tennis Channel, Prakash Amritraj. Rivalitas keduanya kini disebut sebagai pertarungan paling memikat di tenis modern.

Namun, sorotan tak hanya tertuju pada generasi baru. Novak Djokovic kembali menolak tenggelam dimakan usia. Di Melbourne, dia mengejutkan Sinner lewat kemenangan dramatis lima set dari posisi tertinggal. Petenis Serbia peraih 24 gelar Grand Slam itu bahkan berpeluang memecahkan rekor gelar Indian Wells jika mampu mengangkat trofi keenam, melewati catatan Roger Federer.

“Djokovic berhasil memindahkan gunung bernama Sinner. Bangkit dan menang lima set, plus menembus semifinal di keempat Grand Slam tahun lalu, sulit diungkapkan dengan kata-kata,” puji Amritraj.

Di sektor putri, Sabalenka kembali tampil untuk pertama kalinya sejak langkahnya memburu gelar ketiga beruntun Australia terhenti. Meski beberapa kali kalah di final, dia tetap menjadi sosok paling konsisten dengan lima final Grand Slam dari enam edisi terakhir.

Di luar persaingan lapangan, perdebatan besar mencuat. Sabalenka menyatakan dukungan terhadap wacana pertandingan putri dimainkan lima set mulai perempat final Grand Slam. Gagasan itu dilontarkan pejabat tenis Amerika, Craig Tiley.

“Ya, ayo lakukan. Saya merasa mungkin sudah punya lebih banyak gelar. Secara fisik saya kuat dan tubuh mampu,” ujar Sabalenka optimistis. Namun tak semua sepakat. Juara Roland Garros, Coco Gauff, menilai perubahan format di tengah turnamen justru mengganggu keseimbangan. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Wisata
Bukan Bali, Simeulue Kini D...

29 Desa di Cilacap Alami Kekeringan

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
29 Desa di Cilacap Alami Ke...
Luar Negeri
Rwanda Kebut Percepatan Per...
Nasional
Menteri UMKM Dorong Perluas...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.