Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

11 Kepala Keluarga Korban Banjir di Sitaro Masih Mengungsi

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 15:39 WIB | Oleh:
11 Kepala Keluarga Korban Banjir di Sitaro Masih Mengungsi Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Pengungsi banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara masih bertahan di tempat pengungsian pascabanjir bandang yang mengempas permukiman warga di sejumlah kelurahan/kampung pada 5 januari 2026.

MANADO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara menyebut sebanyak 11 kepala keluarga terdampak banjir bandang di Pulau Siau masih bertahan di tempat pengungsian.

"Jadi masih ada yang tinggal di museum dan gereja Advent," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kepulauan Sitaro, Sonny Belseran di Manado, Kamis.

Dia menyebutkan, warga pengungsi yang tinggal di museum delapan kepala keluarga atau sebanyak 26 jiwa.

Sementara pengungsi lainnya yang menempati gereja Advent ada tiga kepala keluarga atau sebanyak 10 orang.

"Rencana hari ini ini atau besok mereka akan dipindahkan di ke Gedung Mabura. Di tempat ini ada kamar, sehingga pengungsi merasa aman dan nyaman," ujar Sonny.

Sonny menjelaskan alasan warga yang sejak banjir bandang 5 Januari 2026 masih mengungsi di dua tempat pengungsian tersebut karena rumah rusak atau hilang saat terjadi bencana

Alasan lainnya, kata dia, warga masih takut kembali ke rumah karena kondisi curah hujan tinggi masih terjadi di wilayah tersebut.

"Pemerintah sampai saat ini masih menangani kebutuhan dasar pengungsi sampai ada hunian tetap," katanya menambahkan.

Banjir bandang yang terjadi subuh 5 Januari 2026 menghantam permukiman warga yang tersebar di Kecamatan Siau Barat Selatan, Kecamatan Siau Barat, Kecamatan Siau Timur dan Kecamatan Siau Timur Selatan.

Di Kecamatan Siau Barat Selatan (Kampung/Kelurahan Batusenggo, Laghaeng dan Makoa), keluarga terdampak sebanyak 563 orang (197 kepala keluarga).

Selanjutnya, di Kecamatan Siau Barat yang mencakup kampung/kelurahan Paniki, Peling, Bumbiha dan Paseng, keluarga terdampak sebanyak 494 orang (160 kepala keluarga).

Sementara di Kecamatan Siau Timur di kampung/kelurahan Bahu, keluarga terdampak sebanyak 309 orang (111 kepala keluarga), sementara di Kecamatan Siau Timur Selatan, kampung/kelurahan Bandil sebanyak 11 orang (empat kepala keluarga).

Pada operasi SAR bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro mencatat 76 orang selamat, 17 orang meninggal dunia, dan dua orang dinyatakan hilang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.