Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah Warga Babakanmadang Bogor Terendam Banjir

📅 Senin, 25 Mei 2026, 01:09 WIB | Oleh:
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah Warga Babakanmadang Bogor Terendam Banjir Doc: Dok.BPBD
Ket. Upaya penanganan rumah warga terdampak banjir Kali Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

KABUPATEN BOGOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 138 rumah warga terendam banjir akibat luapan Kali Cijayanti di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/5).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama, sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke permukiman warga,” kata Adam dalam laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di Kampung Babakan Cicerewed, meliputi sejumlah RT di RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09 Desa Cijayanti.

Ketinggian air dilaporkan bervariasi mulai 70 sentimeter hingga mencapai sekitar 150 sentimeter di beberapa titik permukiman warga.

Berdasarkan hasil kaji cepat sementara BPBD Kabupaten Bogor, total warga terdampak mencapai 138 kepala keluarga atau sekitar 456 jiwa.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan satu unit rumah di RT 03 RW 01 rusak berat hingga ambruk milik warga bernama Enjuh. Penghuni rumah sebanyak satu keluarga dengan dua jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di lokasi yang sama.

BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban terancam dalam peristiwa tersebut.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Damkar, Satpol PP Kecamatan Babakan Madang, perangkat desa, Destana, hingga PMI diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Langkah yang dilakukan antara lain kaji cepat, edukasi kebencanaan, koordinasi dengan aparat setempat, hingga penyedotan air di lokasi terdampak banjir,” ujar Adam.

BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak warga terdampak berupa bantuan logistik tanggap darurat.

Hingga Minggu malam, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Warga bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan lumpur dan genangan air yang masuk ke dalam rumah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.