Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khawatir Bansos Dihapus, Banyak Warga Serang Takut Lapor Kematian Anggota Keluarga

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 19:07 WIB | Oleh:
Khawatir Bansos Dihapus, Banyak Warga Serang Takut Lapor Kematian Anggota Keluarga Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Plt Sekretaris Dinsos Kota Serang, Jatiah, di Serang, Banten, Kamis (26/2).

SERANG, BANTEN - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Provinsi Banten, mengungkapkan adanya kendala dalam pemutakhiran data penerima bantuan sosial (bansos) akibat keengganan masyarakat melaporkan anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Plt Sekretaris Dinsos Kota Serang Jatiah di Serang, Kamis (26/2), menyatakan  fenomena ini ditemukan pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada periode akhir tahun 2025.

"Banyak masyarakat di Kota Serang yang tidak melaporkan jika ada anggota keluarganya yang meninggal. Mereka merasa ketakutan jika status kematian tersebut dilaporkan, maka bansos nya akan otomatis terhapuskan," kata Jatiah.

Meskipun pihaknya telah melakukan verifikasi dan pemutakhiran data sebagaimana diperintahkan oleh pemerintah pusat, namun data yang turun dari kementerian seringkali masih menunjukkan selisih.

Dalam beberapa kasus, kata dia, nama warga yang sudah meninggal dunia kembali muncul sebagai daftar penerima bantuan. Menurut Jatiah, hal ini disebabkan oleh data kependudukan yang tidak diperbarui oleh pihak keluarga di tingkat masyarakat.

"Padahal sudah kami mutakhirkan, tetapi status yang sudah meninggal masih muncul. Jadi persoalan ini sebetulnya kembali lagi kepada kesadaran masyarakat untuk melapor," ujarnya.

Terkait volume bantuan, Jatiah menyebutkan terdapat sekitar 9.000 data penerima bantuan BLT Kesra dari pusat untuk wilayahnya. Namun ia mengaku perlu melakukan pengecekan ulang untuk merinci jumlah pasti penerima yang masuk kategori meninggal dunia atau pindah domisili.

Jatiah juga menegaskan BLT Kesra merupakan skema bantuan satu kali yang disalurkan pada tahun lalu. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai keberlanjutan bantuan serupa untuk periode mendatang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.