Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesona Menu Iftar Khas Mediterania hingga Balkan

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 23:28 WIB | Oleh:
Pesona Menu Iftar Khas Mediterania hingga Balkan Doc: BBC Food
Ket. Tangine domba khas Maroko

PUASA Ramadan di bulan kesembilan kalender Hijriyah dilaksanakan umat Muslim seluruh dunia mulai dari subuh hingga matahari terbenam dan diakhiri dengan makan makanan khas berbuka puasa di malam hari atau iftar.

Ditulis laman News18, hidangan iftar khas berbagai negara Mediterania, Timur Tengah, dan Balkan memiliki makna budaya dan komunal yang mendalam. Sebagai hidangan pembuka atau mezze, dirancang agar ringan, bergizi, dan mudah dicerna setelah seharian berpuasa.

Di antaranya ada Baba ghanoush pilihan hidangan mezze gurih dan kaya rasa yang populer selama Ramadan, berupa saus celup berbahan dasar terong dengan aroma asap yang dibuat dengan memanggang terong hingga lunak. Hidangan ini dimakan dengan cara dicampur tahini, minyak zaitun, bawang putih dan lemon.

Selain itu ada Hummus yakni saus kental dan lembut yang terbuat dari buncis dihaluskan, tahini, bawang putih dan perasan lemon. Makanan ini kaya akan protein dan lemak sehat, disajikan dengan roti pita atau sayuran segar, sehingga mengenyangkan dan mudah dicerna.

20260222231824_hummus.jpg

Kawasan Timur Tengah juga identik dengan hidangan dolma, yang terdiri atas sayuran seperti daun anggur, zucchini, atau terong yang diisi dengan campuran beras, rempah-rempah, dan bumbu yang harum.

20260222231651_dolma.jpg

Sering disajikan hangat atau pada suhu ruang, dolma adalah hidangan buka puasa yang nyaman dan lezat.

Hidangan Utama

Setelah puas dengan hidangan pembuka, masyarakat Mediterania biasanya mengenyangkan perut dengan hidangan utama yang memberi energi dan nutrisi, seperti nasi Biryani yang dimasak dengan beras basmati, daging, dan rempah-rempah aromatik.

Biryani merupakan hidangan favorit selama Ramadan di seluruh Asia Selatan karena kekayaan rasanya dan kemampuannya untuk memberi makan banyak orang.

Sementara di negara Maroko, Tangine domba menjadi hidangan saat iftar, berupa semur yang dimasak perlahan dalam panci berbentuk kerucut, dengan rempah-rempah seperti ketumbar, jinten, dan kayu manis bersama dengan sayuran dan buah-buahan kering.

Hidangan khas Timur Tengah lainnya yakni kabsa, terbuat dari beras butir panjang, daging, dan rempah-rempah seperti kapulaga dan saffron. Dikenal karena aromanya yang harum, hidangan ini sering disajikan ala keluarga selama Ramadan.

Adapula hidangan nasi yakni Maqluba, yang berarti “terbalik” dalam bahasa Arab, disajikan secara unik di mana daging, sayuran, dan nasi ditata berlapis-lapis dan dibalik ke piring saji. Dihiasi dengan almond atau kacang pinus, hidangan ini tidak hanya menarik secara visual tetapi juga sangat memuaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.