Belasan Negara Islam Kecam Dubes AS: Klaim Alkitab di Timur Tengah Berbahaya!
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 18:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: AFP
JAKARTA - Sejumlah negara Arab dan Islam mengeluarkan kecaman bersama atas pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, yang menyebut Israel memiliki hak berdasarkan Alkitab atas sebagian besar wilayah Timur Tengah. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras karena dinilai berpotensi memperkeruh situasi geopolitik di kawasan.
Huckabee, mantan pendeta Baptis yang dikenal sebagai pendukung kuat Israel, menyampaikan komentar tersebut dalam podcast milik komentator sayap kanan Tucker Carlson. Dalam episode yang dirilis Jumat lalu, Carlson menyinggung tafsir ayat Alkitab yang kerap dikaitkan dengan klaim wilayah antara Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Efrat di Suriah dan Irak.
Menanggapi pertanyaan itu, Huckabee mengatakan, "Tidak masalah jika mereka mengambil semuanya." Namun, saat didesak lebih lanjut, ia menyebut Israel tidak meminta untuk mengambil seluruh wilayah tersebut dan menyebut pernyataan awalnya sebagai ungkapan yang berlebihan.
Gelombang kecaman menguat pada Minggu ketika lebih dari selusin pemerintah Arab dan Islam, bersama tiga organisasi regional utama, merilis pernyataan bersama. Dokumen tersebut dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab dan menyebut komentar Huckabee sebagai berbahaya dan provokatif.
Pernyataan itu ditandatangani oleh Uni Emirat Arab, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Oman, Bahrain, Lebanon, Suriah, dan Negara Palestina. Selain itu, tiga organisasi regional yakni Organisasi Kerja Sama Islam, Liga Arab, serta Dewan Kerja Sama Teluk turut menyatakan sikap serupa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pernyataan tersebut ditegaskan penolakan kategoris terhadap komentar yang dinilai bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan upaya meredakan perang di Gaza. Mereka juga menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Wilayah Palestina yang Diduduki maupun wilayah Arab lain yang berada dalam status pendudukan.
Iran turut menyampaikan kecaman melalui kementerian luar negerinya, dengan menuduh pernyataan Huckabee sebagai bukti keterlibatan aktif Amerika dalam apa yang disebut sebagai agresi ekspansionis Israel terhadap Palestina. Sebelumnya, sejumlah negara seperti Arab Saudi, Yordania, Kuwait, Oman, dan Mesir telah lebih dahulu menyampaikan kecaman secara terpisah.
Arab Saudi menyebut pernyataan tersebut sebagai ceroboh dan tidak bertanggung jawab, sementara Yordania menilainya sebagai serangan terhadap kedaulatan negara-negara kawasan. Kuwait menyebutnya pelanggaran terang-terangan hukum internasional dan Oman menilai komentar tersebut mengancam stabilitas regional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Otoritas Palestina menyatakan melalui platform X bahwa pernyataan Huckabee bertentangan dengan sikap Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menolak aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Di sisi lain, Ketua Parlemen Israel Amir Ohana memuji Huckabee atas sikap pro-Israelnya dan menuding Carlson melakukan manipulasi.
Kontroversi ini juga muncul di tengah sorotan terhadap Carlson yang sebelumnya dituding menyebarkan narasi anti-Semitisme. Ia sempat menuai kritik setelah melakukan wawancara panjang tanpa kritik dengan Nick Fuentes, seorang nasionalis kulit putih yang dikenal memuji Hitler dan menyangkal Holocaust.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!