Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infeksi Dua Burung Laut, Australia Siaga Hadapi Hantaman Wabah H5N1

📅 Senin, 22 Jun 2026, 21:48 WIB | Oleh:
Infeksi Dua Burung Laut, Australia Siaga Hadapi Hantaman Wabah H5N1 Doc: AFP/Getty Images
Ket. Burung Petrel Raksasa

CANBERRA - Otoritas Australia pada Senin (22/6) menyatakan bahwa negara tersebut sangat siap menghadapi potensi wabah flu burung galur H5N1 yang mematikan setelah melaporkan kasus terkonfirmasi pertama di wilayah daratan utamanya.

Pemerintah federal pada Sabtu (20/6) mengonfirmasi bahwa seekor burung skua cokelat migran yang ditemukan di Negara Bagian Australia Barat (Western Australia/WA) selatan pada 14 Juni mati akibat flu burung H5N1, menjadikan daratan utama Australia sebagai benua terakhir yang mencatat kasus terkonfirmasi dari galur yang sangat patogenik tersebut.

Saat berbicara di radio Australian Broadcasting Corporation (ABC) pada Senin, Menteri Lingkungan Hidup Australia Murray Watt menyatakan kasus tersebut bukanlah perkembangan yang tak terduga dan pihak otoritas telah menghabiskan dua tahun untuk melakukan persiapan intensif guna menghadapi potensi wabah lokal dari galur tersebut.

Seekor burung migran kedua, yaitu burung petrel raksasa, ditemukan dalam kondisi sakit di area yang sama di WA selatan pada Kamis (18/6) dan telah menjalani tes untuk galur H5N1, dengan hasil yang masih menunggu konfirmasi. Namun, Watt pada Senin menyatakan belum ada bukti mengenai wabah yang lebih luas atau bahwa galur tersebut telah menjangkiti unggas.

"Jika kita menghadapi wabah yang meluas dari galur mematikan ini, itu akan membawa dampak yang sangat signifikan bagi satwa liar di Australia," ujarnya.

"Saya dapat menekankan bahwa kita telah bersiap semaksimal mungkin untuk menghadapi hal ini, tetapi ini adalah risiko yang harus kita sikapi dengan serius."

Dia menyatakan bahwa masyarakat telah melaporkan beberapa kasus kematian burung di wilayah WA sepanjang akhir pekan kepada otoritas, dan mengimbau warga Australia untuk terus melakukan hal tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.