Pertumbuhan Ekonomi Nasional Disalib Kota Makassar
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 21:07 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaDirinya menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsolidasi kebijakan fiskal daerah, penguatan sektor unggulan berbasis sumber daya kelautan, serta percepatan sejumlah proyek strategis yang memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Pertumbuhan 5,54 persen ini bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari kerja kolektif membangun sektor riil dan memperluas kesempatan kerja,” ujarnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku tahun 2025 juga meningkat menjadi 74,09 poin dari 73,40 poin pada 2024 dan kini masuk kategori tinggi.
Inflasi daerah tetap terjaga dalam rentang target nasional 2,5 persen ±1 persen melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sektor kelautan dan perikanan, pemerintah provinsi mempercepat pembangunan kawasan berbasis ekonomi biru, termasuk pengembangan kampung nelayan produktif dan hilirisasi hasil perikanan.
Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta meningkatkan pendapatan nelayan.
Pengembangan proyek strategis seperti Blok Masela juga dinilai akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, rencana pengembangan Maluku Integrated Port diharapkan memperkuat konektivitas logistik dan menekan biaya distribusi antar-wilayah kepulauan, sehingga daya saing komoditas Maluku semakin meningkat.
Pemerintah provinsi juga mendorong hilirisasi komoditas perkebunan dan perikanan agar ekspor tidak lagi didominasi bahan mentah, melainkan produk olahan bernilai tambah tinggi.
Menurut Gubernur, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi lintas kabupaten/kota dan optimalisasi distribusi pangan.
Ia menegaskan bahwa fokus pembangunan ke depan tetap diarahkan pada penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan investasi, dan pemerataan pertumbuhan antar-wilayah.
“Transformasi ekonomi Maluku harus berbasis keunggulan kelautan dan kepulauan, agar pertumbuhan yang kita capai benar-benar inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!