Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 13:13 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Memang sulit mengajak warga untuk hidup bersih dan sehat. Karena kemproh sudah menjadi budaya. Maka, sangat tidak mudah mendorong rakyat tidak buang sampah sembarangan. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan akan menindak tegas warga yang masih membuang sampah sembarangan, salah satunya di sungai atau saluran air. Sebaiknya dikirim ke bui saja orang sembarangan buang sampah.
“Kalau memang ditemukan ada masyarakat yang membuang sampah di sungai, tentunya Pemerintah Jakarta tidak segan-segan untuk, misalnya mengambil sikap tegas,” ungkap Pramono di Balai Kota, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, tindakan tegas itu dilakukan karena peraturan terkait pemilahan sampah sudah tertuang di dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026.
Di dalam Ingub tersebut juga disebutkan empat jenis sampah, yakni sampah yang mudah terurai, sampah daur ulang, B3 rumah tangga, dan sampah residu.
Dengan adanya Ingub tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami tentang gerakan pilah sampah dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Pramono juga berpesan kepada seluruh masyarakat pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan sampah bersama-sama sehingga tidak menjadi beban dan warisan untuk generasi mendatang.
“Menjelang lima abad Jakarta, kita tidak boleh mewariskan persoalan sampah kepada generasi berikutnya,” ungkap Pramono.
Oleh sebab itu, lanjut dia, gerakan pilah sampah harus terus didorong sebagai gerakan bersama yang dimulai dari rumah, lingkungan, dan ruang-ruang kehidupan sehari-hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia pun menilai Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk bekerja secara responsif dan adaptif agar masyarakat dapat beraktivitas sekaligus memastikan kota ini terus melangkah menuju masa depannya," tutur Pramono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!