Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Palu Data Distributor Pangan Strategis untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 06:08 WIB | Oleh:
Pemkot Palu Data Distributor Pangan Strategis untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan Doc: antara foto
Ket. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Palu Rahmad Mustafa, Rabu (24/6).

PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali mendata distributor untuk komoditas pangan strategis, sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan.

“Kami sedang menginventarisir kembali distributor pangan, yang beroperasi di Kota Palu,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Palu Rahmad Mustafa, Rabu (24/6).

Dia menjelaskan pendataan ulang distributor pangan di Kota Palu, sebagai dasar penyusunan skema kerja sama.

Pekan depan, Pemerintah Kota Palu akan menggelar pertemuan lanjutan dengan sekitar 32 distributor komoditas pangan strategis.

Pertemuan lanjutan itu akan fokus menyusun konsep kerja sama antara pemerintah daerah, distributor, dan instansi teknis terkait. Kerja sama tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat serta menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat distributor.

"Kami ingin memastikan ketersediaan pangan di Kota Palu, dan mengendalikan harga di tingkat distributor," katanya.

Selain itu, Pemkot Palu juga ingin memperkuat rantai pasok pangan lokal, dengan mendorong hubungan erat antara distributor dan kelompok tani.

Hasil pertanian lokal diharapkan dapat terserap terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palu sebelum didistribusikan ke wilayah lain. Ini akan mendukung ketahanan pangan lokal.

Rahmad menambahkan, koordinasi dengan distributor dan petani sudah berjalan melalui dinas terkait. Namun, forum bersama pekan depan diharapkan menyatukan komitmen semua pihak mendukung ketahanan pangan daerah.

Distributor yang akan dilibatkan berasal dari berbagai sektor komoditas strategis, seperti minyak goreng, telur, daging ayam, dan kebutuhan pokok lain yang menjaga stabilitas pasar.

Rahmad menegaskan, langkah itu adalah antisipasi dan penguatan kerja sama, bukan karena gangguan pasokan atau harga pangan di daerah.

“Ini bukan karena ada masalah. Kami menjaga agar kondisi harga pangan yang terjangkau dan stabil ini tetap terpelihara,” harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Kemenkum Akselerasi Layanan...
Ekonomi
MSCI Ancam Tendang Saham RI...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.