Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyumas Culture Festival 2026 Digelar, Buku Singadipa Diluncurkan Bupati Banyumas

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 23:00 WIB | Oleh:
Banyumas Culture Festival 2026 Digelar, Buku Singadipa Diluncurkan Bupati Banyumas Doc: Dok. Istimewa

Purwokerto – Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) menggelar Banyumas Culture Festival 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455. Festival budaya ini akan berlangsung selama dua hari, 14–15 Februari 2026, di Heterospace Banyumas, Gedung eks Karesidenan Banyumas, Jalan Gatot Subroto No. 67, Purwokerto.

Salah satu agenda utama festival ini adalah peluncuran buku “Singadipa: Singa Perang dari Bumi Banyumas”, karya putra daerah Aditya Hera Nurmoko. Buku tersebut mengangkat narasi historis dan kultural Banyumas, serta diluncurkan secara resmi oleh Sadewo Tri Lastiono sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan literasi sejarah dan kebudayaan lokal.

Sebelum peluncuran resmi, akan digelar diskusi buku pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 15.00–17.00 WIB di Ruang Gatra Heterospace Banyumas. Diskusi ini membahas isi buku, konteks sejarah yang diangkat, serta relevansinya terhadap pembentukan identitas budaya Banyumas masa kini.

Peluncuran resmi oleh Bupati Banyumas dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama, Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 19.30 WIB di Lapangan Heterospace Banyumas. Acara ini terbuka untuk umum dan menjadi bagian dari rangkaian Banyumas Culture Festival, yang juga menghadirkan Penghargaan Gatra Budaya Banyumas serta pementasan Sendratari Jagabaya Elegi Lembah Narmada. Sastrawan Ahmad Tohari turut dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Bupati Sadewo Tri Lastiono berharap buku Singadipa dapat dikenal luas oleh masyarakat, sekaligus membuka pemahaman tentang perjuangan leluhur Banyumas dalam melawan penjajahan Belanda. Ia mengajak masyarakat untuk mengambil spirit perjuangan tersebut sebagai inspirasi dalam membangun Banyumas hari ini.

Melalui Banyumas Culture Festival 2026, pemerintah daerah mendorong masyarakat, pelaku budaya, dan akademisi untuk berpartisipasi aktif memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan. Festival ini diharapkan menjadi ruang temu, apresiasi, sekaligus promosi kebudayaan Banyumas agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal lintas generasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.