Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan Pompa Air Tenaga Surya Sangat Menguntungkan Petani Saat Kekeringan

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 01:12 WIB | Oleh:
Manfaatkan Pompa Air Tenaga Surya Sangat Menguntungkan Petani Saat Kekeringan Doc: ist
Ket. selalu perlu inovasi

SAMOSIR – Saat ini banyak sawah kekeringan sehingga petani gagal panen. Kini ada inovasi para petani di Samosir yang menggunakan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Tekno ini dapat menekan biaya operasional irigasi petani hingga nol rupiah.

Pompa irigasi yang sebelumnya menggunakan bahan bakar fosil Pertalite kini digantikan dengan pompa bertenaga surya. “PATS di Desa Sibonor Ompu Rotus ini akan menjadi contoh bagaimana upaya yang kita lakukan bersama nantinya akan mengurangi emisi 10,18 ton CO2 equivalent per tahun melalui efisiensi penggunaan bahan bakar fosil. Penghematan biaya solar atau BBM secara langsung akan mengurangi beban operasional petani,” kata Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama Alias Teguh Sambodo saat peresmian PATS di Sibonor Ompu Ratus, Kabupaten Samosir, Sabtu.

Lenorado menjelaskan PATS Sibonor mengairi 82 hektare (ha) sawah tadah hujan dan memberikan manfaat kepada 749 petani yang selama ini terbatas melakukan penanaman satu kali dalam setahun. Ketersediaan air yang lebih andal diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus frekuensi tanam petani.

"Harapannya kepada masyarakat dengan adanya pompa air tenaga surya ini dapat meningkatkan produktivitas dari yang biasanya hanya satu kali produksi bisa menjadi dua sampai dengan tiga kali. Dan tentu saja kami berharap dengan adanya ini dapat membawa dampak dalam meningkatkan kesejahteraan para petani," jelasnya.

Sistem PATS memasok air irigasi dari Danau Toba dengan debit sekitar 1.900 meter kubik per hari. Ketersediaan air itu diharapkan dapat mengatasi persoalan gagal panen yang selama ini dihadapi petani akibat distribusi air Danau Toba yang tidak merata serta karakteristik tanah pasir berlempung.

Bappenas sendiri menargetkan produksi padi di kawasan tersebut bisa meningkat tiga kali lipat dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun seiring dengan meningkatnya ketersediaan air untuk irigasi. Proyek dengan nilai pembiayaan Rp5,7 miliar itu merupakan proyek percontohan (pilot project) inovasi teknologi rendah karbon dalam program Low Carbon Development Initiative (LCDI) fase II.

Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris melalui UK Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO). Dalam pelaksanaannya, Kementerian PPN/Bappenas mengoordinasikan program dan integrasi perencanaan pusat dan daerah.

Pemerintah Inggris melalui UK FCDO menyediakan pendanaan hibah dengan pengelolaan lembaga konsultan Oxofrd Policy Management Limited (OPML).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berperan mengusulkan lokasi dan mengawal program, sedangkan Pemerintah Kabupaten Samosir dan Desa Sibonor berkomitmen mengoperasikan sistem serta menjaga konservasi lahan di wilayah hulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.