Pemprov Kaltim Dorong Gekrafs Pertajam Pengembangan 21 Subsektor Ekonomi Kreatif
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 02:02 WIB | Oleh: Tim PenulisSamarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi keberadaan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) wilayah setempat sebagai motor penggerak untuk mempertajam program pengembangan 21 subsektor ekonomi kreatif bagi masyarakat.
"Ekonomi kreatif memiliki 21 subsektor, dengan fokus unggulan daerah seperti kuliner, kriya, fesyen, dan seni pertunjukan. Ini semua perlu didukung penuh pengembangannya agar berdampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Samarinda, Sabtu (3/10).
Seno berharap program Gekrafs Kaltim ke depan semakin tajam sehingga organisasi tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata dan terlibat dalam setiap kegiatan ekonomi kreatif di Bumi Etam.
Pesan tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II Gekrafs Kaltim yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jalan Milono, Samarinda.
Forum tertinggi organisasi tersebut dihadiri oleh utusan resmi dari enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota yang telah terbentuk.
Dalam Muswil tersebut, Seno Aji juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Gekrafs Kaltim periode 2026–2031.
Pascaterpilih, Seno menginstruksikan kepengurusan baru untuk segera merapikan data pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku kreatif daerah sebagai kesiapan strategis menyambut peluang hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepengurusan baru juga diminta gencar menyosialisasikan keterkaitan antara gerakan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi kolaborasi antarsektor, termasuk mendorong perusahaan swasta di Kaltim aktif mengambil peran dalam membina produk lokal masyarakat.
Sementara itu, Ketua Gekrafs Kaltim periode 2022–2026 Aji Mohammad Mirza Ferdinand Hakim menjelaskan bahwa selama kepengurusannya, Gekrafs Kaltim telah membentuk enam DPC, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau.
Ke depan, kepengurusan baru ditargetkan segera merampungkan pembentukan di empat wilayah tersisa, yaitu Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.
"Untuk pelaksanaan program selama 2022 hingga 2026, kepengurusan melaksanakannya tanpa dukungan APBD, melainkan melalui swadaya pengurus dan kolaborasi dengan sejumlah pihak di luar pemerintahan," kata Mirza.
Gekrafs sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan non-pemerintah dan non-profit yang didirikan pada 22 Januari 2019 oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Sandiaga Uno.
Organisasi ini berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong potensi ekonomi baru berbasis inovasi dan kreativitas menuju Indonesia Emas 2045.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!