Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saat Produksi Jadi Taruhan, Delapan Proyek Proyek Hulu Migas Siap Onstream

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 18:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saat Produksi Jadi Taruhan, Delapan Proyek Proyek Hulu Migas Siap Onstream Doc: ANTARA/ Humas SKK Migas.
Ket. Ilustrasi - Pengeboran minyak lepas pantai Natuna, Kepulauan Riau.

JAKARTA – Optimalisasi proyek hulu migas menjadi krusial untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tren penurunan produksi alamiah dan meningkatnya kebutuhan domestik.

Percepatan eksplorasi, peningkatan recovery sumur eksisting, serta kepastian regulasi akan menentukan daya tarik investasi di sektor ini.

Di sisi lain, efisiensi biaya dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor kunci agar proyek hulu tetap ekonomis.

Tanpa langkah konkret mempercepat realisasi proyek strategis, Indonesia berisiko semakin bergantung pada impor energi, yang pada akhirnya membebani neraca perdagangan dan stabilitas fiskal.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan delapan proyek hulu migas yang dijadwalkan beroperasi atau onstream sepanjang tahun ini.

"Kalau kita lihat total itu capital expenditure-nya (capex) dari delapan proyek tersebut itu 478 juta US dolar, desain kapasitasnya untuk minyaknya bisa menambah keseluruhan hampir 8.500 barrel oil per day (BOPD), sedangkan gasnya 389 MMSCFD. Tambahan produksi di 2026 itu hampir 8.200 BOPD, dan untuk gasnya 214 MMSCFD," ujar Kepala SKK Migas Djoko Siswanto di Jakarta, Rabu (11/2).

Rencananya untuk proyek hulu minyak pada tahun 2026 ada di fasilitas produksi Lapangan Sedingin North-1 PT Pertamina Hulu Rokan dengan rencana kapasitas produksi 325 BOPD, dan ditargetkan beroperasi pada kuartal 4 2026.

Kemudian untuk di area Polymer Minas Area D PT Pertamina Hulu Rokan, dengan rencana kapasitas produksi 1.212 BOPD dan ditargetkan beroperasi pada Kuartal II 2026.

Lalu satu proyek hulu minyak di Lapangan Puspa Asri PT Pertamina EP dengan rencana kapasitas produksi 1.034 BOPD di Kuartal IV tahun 2026.

Beberapa proyek hulu migas lainnya berupa gas dan gas kondensat. Djoko mengatakan, untuk yang ada kondensatnya di Senoro Selatan JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi itu dengan rencana kapasitas 2.800 barel condensat per day (BCPD), ditargetkan beroperasi pada Kuartal I 2026.

"Mudah-mudahan bulan depan setelah Lebaran," ujar Djoko.

Kemudian yang ada kondensatnya juga, lanjutnya, itu di lapangan atau platform OO-OX PT PHE ONWJ, dengan rencana kapasitas produksi bisa hampir 3.000 BCPD dan ditargetkan beroperasi pada Kuartal I tahun ini.

Sedangkan untuk yang gas, kata Djoko, ada di NSD Plant EMP Bentu dengan rencana kapasitas produksi kondensat 90 BOPD dan gas 20 MMSCFD.

"Ini nanti onstream-nya juga habis Lebaran," kata Djoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.