Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

City Ancam Posisi Arsenal di Puncak

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 06:42 WIB | Oleh:
City Ancam Posisi Arsenal di Puncak Doc: Anne-Christine POUJOULAT / AFP
Ket. Pemain Manchester City, Phil Foden (kiri) berebut bola dengan bek Fulham, Antonee Robinson di pertandingan Liga Primer Inggris antara Fulham lawan Manchester City di Craven Cottage, London.

MANCHESTER — Manchester City berpeluang memanaskan kembali persaingan juara Liga Inggris ketika menjamu Fulham, Kamis (12/2) dini hari WIB. Kemenangan akan memangkas jarak City dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi hanya tiga poin, sehari sebelum The Gunners bertandang ke markas Brentford yang sedang termotivasi.

Arsenal masih berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar pertama mereka dalam 22 tahun terakhir. Namun, kemenangan dramatis City atas Liverpool di Anfield akhir pekan lalu, dengan dua gol  dalam enam menit terakhir, berpotensi menjadi titik balik krusial bagi tim asuhan Pep Guardiola.

Bahkan Bernardo Silva mengakui, para pemain City sempat mengira perburuan gelar akan nyaris berakhir jika mereka gagal membalikkan ketertinggalan 0-1 di markas Liverpool. Kini pertanyaannya, apakah kemenangan tersebut dapat menjadi landasan City untuk kembali melaju menuju gelar liga.

City dikenal sebagai tim dengan daya tahan luar biasa pada fase akhir musim. Dalam enam musim Guardiola meraih gelar Liga Inggris, The Citizens kerap menutup kompetisi dengan laju impresif. Namun, performa mereka pada awal 2026 belum sepenuhnya meyakinkan, dengan hanya dua kemenangan dari tujuh laga liga.

“Kami harus percaya dan mulai memenangkan pertandingan. Pada akhirnya, itu yang paling penting,” ujar Erling Haaland. Meski masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak, penyerang asal Norwegia itu hanya mencetak satu gol dari permainan terbuka dalam 13 penampilan terakhirnya.

“Saya belum mencetak cukup gol sejak awal tahun. Saya tahu  harus meningkatkan diri,” tambah Haaland, yang menuntut lebih dari dirinya sendiri dalam fase penentuan gelar.

Dengan rangkaian jadwal yang relatif bersahabat sebelum Arsenal bertandang ke Etihad Stadium di pertengahan April, City memiliki peluang besar untuk benar-benar menguji mental juara tim asuhan Mikel Arteta. Arsenal sendiri telah bangkit dari goyahnya performa di bulan Januari dengan empat kemenangan beruntun di semua ajang. Namun, Brentford yang hanya dua kali kalah di kandang sepanjang musim, siap menjadi ujian berat bagi ambisi gelar The Gunners.

Sementara itu, juara bertahan musim lalu, Liverpool, kian terancam gagal lolos ke Liga Champions. Kekalahan dari City membuat mereka tertinggal empat poin dari lima besar klasemen. Tantangan berat kembali menanti saat The Reds bertandang ke markas Sunderland, satu-satunya tim dengan rekor kandang tak terkalahkan di Liga Inggris musim ini.

Arne Slot harus memutar otak dengan skuad yang kian menipis akibat badai cedera. Situasi makin rumit setelah Dominik Szoboszlai, pemain paling menonjol Liverpool musim ini, absen akibat kartu merah kontroversial di laga melawan City. Dengan Manchester United dan Chelsea menghadapi laga yang relatif lebih ringan, posisi Liverpool terancam semakin terpuruk, memicu spekulasi soal masa depan Slot di Anfield.

Tottenham Terjepit

Dominasi klub Inggris di Liga Champions musim ini terasa kontras dengan kondisi Tottenham Hotspur dan Newcastle United di kompetisi domestik. Meski melaju mulus ke fase gugur Eropa, kedua tim justru terbenam di papan bawah Liga Inggris.

Keduanya saling berhadapan di London Utara, dalam laga sarat tekanan bagi Thomas Frank dan Eddie Howe. Frank mengakui Tottenham berada dalam situasi lebih “putus asa”, duduk di peringkat ke-15 dengan jarak hanya enam poin dari zona degradasi. Meski kerap diserukan mundur oleh suporter, pelatih asal Denmark itu sejauh ini masih diberi kepercayaan.

Sebaliknya, Howe tetap menjadi sosok yang dicintai publik Tyneside. Dia mengakhiri puasa gelar domestik Newcastle selama 70 tahun dengan menjuarai Piala Liga musim lalu, serta dua kali membawa klub ke Liga Champions. Pada hari Senin, Howe menegaskan dirinya masih orang yang tepat untuk memimpin tim.

Namun, dengan ketertarikan dari Timnas Inggris dan Manchester United terhadap pelatih berusia 48 tahun tersebut, Howe bisa saja merasa bahwa proyeknya di Newcastle telah mencapai batasnya ketika musim ini berakhir. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IHSG Melemah, Pakar Minta O...

Proyek Strategis Diharapkan Majukan Papua Selatan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Proyek Strategis Diharapkan...

Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bolaang Mongondow Diguncang...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.