Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.100 WNI Ditahan di Kamboja, KBRI Phnom Penh Berikan Bantuan Kekonsuleran

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 15:05 WIB | Oleh:
1.100 WNI Ditahan di Kamboja, KBRI Phnom Penh Berikan Bantuan Kekonsuleran Doc: antara foto
Ket. 1.100 WNI ditahan oleh pemerintah Kamboja.

JAKARTA - KBRI Phnom Penh memberikan bantuan kekonsuleran kepada sekitar 1.100 WNI yang berada di fasilitas detensi Pemerintah Kamboja di Pochentong, Phnom Penh, menyusul operasi penertiban otoritas setempat.

Para WNI tersebut terjaring dalam operasi yang dilakukan otoritas Kamboja di sekitar KBRI Phnom Penh selama sebulan terakhir karena dinilai mengganggu ketertiban umum, ungkap pernyataan kedutaan yang diterima di Jakarta, Jumat (10/7).

Tim KBRI Phnom Penh, bersama Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, mendata para WNI dan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi mereka yang kehilangan paspor.

KBRI juga mengimbau WNI yang telah memiliki dokumen perjalanan agar segera membeli tiket dan kembali ke Indonesia.

Imbauan itu disampaikan karena masih banyak WNI bertahan di Kamboja meski telah memiliki SPLP dan memperoleh persetujuan pembebasan denda overstay dari Pemerintah Kamboja.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Phnom Penh Krishnajie mengingatkan WNI di Kamboja agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

“Bagi WNI yang telah pulang ke Indonesia, jangan kembali ke Kamboja dan terlibat lagi dalam jaringan penipuan daring,” kata Krishnajie.

KBRI menyatakan Pemerintah Kamboja terus mengintensifkan operasi pemberantasan penipuan daring di berbagai lokasi yang diduga menjadi scam center, sehingga permintaan bantuan dari WNI terus bertambah.

Sejak 1 Januari hingga 9 Juli 2026, sebanyak 12.207 WNI melapor dan meminta fasilitasi kepulangan. Hingga kini, 5.966 WNI telah difasilitasi kembali ke Indonesia.

Selain WNI di Pochentong, lebih dari 600 WNI juga diamankan dari sejumlah lokasi yang diduga menjadi scam center dan kini berada di fasilitas detensi di Bati, Siem Reap, Phnom Penh, dan Sihanoukville.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.