Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Ketua DPR RI: Pemerintah Sepakat Tanggung Iuran BPJS-PBI Selama Tiga Bulan

📅 Senin, 09 Feb 2026, 15:00 WIB | Oleh:
Wakil Ketua DPR RI: Pemerintah Sepakat Tanggung Iuran BPJS-PBI Selama Tiga Bulan  Doc: RRI/Sasa Haniyah

JAKARTA - Pemerintah dan DPR RI sepakat menjamin pembiayaan peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) selama tiga bulan ke depan. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/2).

Dasco menyampaikan, kesepakatan tersebut mencakup seluruh layanan kesehatan peserta BPJS PBI yang pembiayaannya akan ditanggung oleh pemerintah.

“Sambil kemudian pihak-pihak terkait, Kementerian Sosial, BPS, Kementerian Kesehatan itu kemudian memutakhirkan data terbaru,” ujar dia.

Kemudian Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menegaskan, alokasi anggaran Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan tidak mengalami pengurangan. Menurut dia, kebijakan yang dilakukan pemerintah adalah pengalihan penerima kepada masyarakat yang lebih memenuhi kriteria, agar bantuan tepat sasaran.

Mensos juga menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan tidak diperbolehkan menolak pasien dengan alasan apa pun. Ia mengingatkan, larangan penolakan pasien telah diatur secara jelas dalam undang-undang dan peraturan yang berlaku.

“Tidak boleh ada rumah sakit yang menolak pasien, siapa pun pasien itu. Pemerintah dan DPR sudah sepakat memberikan dukungan pembiayaan, dan hal ini menjadi jaminan bagi masyarakat,” kata Mensos.

Selain dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah juga turut mendukung pembiayaan PBI melalui APBD. Bagi daerah yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), peserta yang dinonaktifkan dari PBI pusat tetap mendapatkan perlindungan.

DPR bersama pemerintah juga sepakat mendorong BPJS Kesehatan untuk lebih aktif melakukan sosialisasi dan pemberian notifikasi. Hal ini apabila terjadi penonaktifan kepesertaan, baik kepada peserta PBI maupun PBPU Pemda. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Bdekasi Ngos-ngosan Menggal...

Hindari Pelacakan, Transaksi Miras di Bantul Leat COD

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hindari Pelacakan, Transaks...

Timnas Indonesia U-19 Tundukkan Vietnam

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Timnas Indonesia U-19 Tundu...
Daerah
Pasar Tani 2026 Hadirkan Pr...

Semarak Peringatan Hari Laut Sedunia

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Semarak Peringatan Hari Lau...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.