Bangunan Apartemen Ambruk di Lebanon Tewaskan 9 Orang
📅 Senin, 09 Feb 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: LBC
TRIPOLI - Korban tewas akibat ambruknya bangunan di kota Tripoli, Lebanon utara, pada hari Minggu (8/2) bertambah menjadi sembilan orang, kata seorang pejabat pertahanan sipil. Ambruknya bangunan tersebut menjadi insiden kedua dalam beberapa minggu terakhir.
Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola pemerintah melaporkan "ambruknya sebuah bangunan tua" di lingkungan Bab al-Tabbaneh di Tripoli, daerah termiskin di kota yang miskin itu. Tim penyelamat masih mencari korban selamat.
Personel keamanan mengevakuasi bangunan-bangunan di sekitarnya karena khawatir akan terjadi keruntuhan lebih lanjut, tambahnya.
Seorang koresponden AFP melihat tim penyelamat bekerja keras hingga larut malam di reruntuhan bangunan yang runtuh, sementara ambulans siaga.
Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Imad Khreish mengatakan kepada media lokal bahwa sembilan orang telah tewas tetapi enam lainnya yang diselamatkan dibawa ke rumah sakit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bangunan itu terdiri dari dua blok, masing-masing berisi enam apartemen, tambahnya. Warga memperkirakan sekitar 22 orang berada di dalam bangunan pada saat runtuh, katanya.
Aktivis lokal Jumana al-Shahal mengatakan kepada AFP di lokasi kejadian bahwa insiden tersebut merupakan "bukti dari kelalaian yang telah terakumulasi di kota yang terlupakan ini".
Walikota Abdel Hamid Karimeh mengatakan kepada wartawan, "kami menyatakan Tripoli sebagai kota yang dilanda bencana" karena bangunan-bangunan yang tidak aman.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ribuan warga kami di Tripoli terancam karena kelalaian selama bertahun-tahun," katanya. "Situasi ini di luar kemampuan pemerintah kota Tripoli."
Kelalaian
Bencana terbaru ini terjadi setelah runtuhnya bangunan yang menewaskan banyak orang di Tripoli akhir bulan lalu.
Setelah insiden hari Minggu, NNA melaporkan bahwa para pemuda yang marah turun ke jalan dengan sepeda motor, beberapa di antaranya menuju "ke kantor beberapa politisi" dan merusak pembatas logam di sana.
Pada bulan Januari, kepala otoritas bantuan tinggi, Bassam Nablusi, mengutip statistik pemerintah kota Tripoli, mengatakan 105 bangunan membutuhkan "peringatan segera kepada penghuninya untuk evakuasi".
Media lokal melaporkan bangunan yang runtuh pada hari Minggu tidak termasuk dalam daftar bangunan yang berisiko tinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!