Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

89 Calon Haji Cadangan Tulungagung Terima Vaksin Meningitis

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 18:40 WIB | Oleh:
89 Calon Haji Cadangan Tulungagung Terima Vaksin Meningitis Doc: ANTARA/HO-Soleh
Ket. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani.

TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan 89 calon haji cadangan telah menerima vaksin meningitis sebagai syarat kesehatan untuk pemberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung Desi Lusiana Wardani, Selasa menjelaskan, pihaknya terus menyesuaikan pelaksanaan vaksinasi berdasarkan data resmi dari Kemenag.

Hasilnya, hingga Selasa pagi, tercatat ada 89 calon haji cadangan telah divaksin, dari total 132 nama yang berpotensi berangkat dalam kloter bulan Mei.

"Sejauh ini sudah 89 calon haji cadangan yang sudah divaksin. Kami menunggu data lanjutan dari Kemenag untuk bisa menuntaskan vaksinasi bagi sisanya," ujar Desi.

Dinkes Tulungagung saat ini masih memiliki stok sekitar 25 dosis vaksin meningitis.

Namun jumlah ini belum mencukupi untuk seluruh jamaah calon haji cadangan yang belum mendapatkan suntikan. Sesuai ketentuan, vaksin meningitis harus diberikan minimal dua minggu sebelum keberangkatan haji.

"Jika JCH baru menerima vaksin hari ini, maka baru bisa berangkat dua minggu ke depan. Artinya, yang belum divaksin hingga hari ini tidak memungkinkan ikut dalam kloter 48 yang berangkat besok," jelasnya.

Terkait ketersediaan vaksin, Dinkes telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan tambahan alokasi dosis.

Selain itu, opsi kerja sama dengan kabupaten/kota lain juga dibuka jika ada daerah yang memiliki kelebihan stok vaksin meningitis.

"Koordinasi sedang kami lakukan agar kebutuhan vaksin seluruh JCH cadangan bisa terpenuhi. Nanti teknis pemberian vaksin tetap dilakukan oleh puskesmas sesuai domisili masing-masing jamaah," ujarnya.

Desi menambahkan, masa berlaku vaksin meningitis adalah satu tahun. Sehingga apabila ada JCH cadangan yang telah divaksin tetapi tidak jadi berangkat tahun ini, maka tidak perlu menerima suntikan ulang jika tahun depan kembali mendapat panggilan haji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.